Transcription

View metadata, citation and similar papers at core.ac.ukbrought to you byCOREprovided by STMIK GI MDP1ANALISIS SIKLUS PENDAPATAN PADA TOKO LANCARJAYARenny1 , Rizal Effendi2, Faradila Meirisa3Jurusan Akuntansi STIE Multi Data Palembange-mail: *[email protected], p.ac.idAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan siklus pendapatan danuntuk menganalisis pencatatan prosedur atas siklus pendapatan pada perusahaan.Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan studikasus. Analisis tersebut dilakukan dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkankeadaan objek penelitian yang sesungguhnya untuk mengetahui dan menganalisispermasalahan yang dihadapi oleh obyek penelitian, kemudian dapat memberikan sarandari pemecahan permasalahan yang dihadapi. Hasil analisis menunjukkan bahwaanalisis siklus pendapatan pada Toko Lancar Jaya memiliki beberapa kelemahan,khususnya pada prosedur pencatatan, penagihan piutang kepada pelanggan danpenerimaan kas. Hasil penelitian berupa flowchart dan aplikasi accurate akan membantuperusahaan.Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi, Penjualan, Piutang, Penerimaan Kas,Siklus Pendapatan, Software AccurateAbstractThis study aims to determine the implementation of the earnings cycle andto analyze the recording procedure on the earnings cycle in the company. Dataanalysis method used is qualitative analysis with case study approach. Theanalysis is done by describing the circumstances objects or describe real researchto identify and analyze problems faced by the research object, and then canprovide suggestions of solving problems faced. The results of the analysis showthat the analysis of earnings cycle at Toko Lancar Jaya has some weaknesses,especially on record procedures, billing to the customer receivables and cashreceipts. The results of research in the form of flowchart and accurate applicationwill help the company.Keywords: Accounting Information Systems, Sales, Accounts Receivable, CashReceipts, Revenue Cycle, Accurate Software

21. PENDAHULUAN1.1 Latar BelakangPerkembangan pada saat ini seiring dengan berjalannya waktu teknologi danarus informasi berkembang dengan pesat. Dengan adanya teknologi informasi akanmempermudah perusahaan dalam mengakses data yang diperlukan. Hal ini membuatbanyak perusahaan menggunakan teknologi informasi untuk membantu kegiatanusahanya. Setiap perusahaan mencoba untuk menerapkan sistem informasi agardapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam proses usaha.Sistem Informasi Akuntansi merupakan sistem yang menyediakan informasiakuntansi dan keuangan beserta informasi lainnya yang diperoleh dari proses rutintransaksi (TMBooks, 2015). Penggunaan sistem informasi biasanya ditujukan padakegiatan utama dalam perusahaan . Hal ini disebabkan karena penjualan merupakansumber pendapatan utama bagi perusahaan semakin tinggi minat pelanggan terhadapproduk semakin besar pula peningkatan pendapatan. Siklus Pendapatan yaitu prosesuntuk menyediakan barang atau jasa kepada pelanggan dan penerimaan kas(TMBooks, 2015). Penerimaan kas perusahaan berasal dari dua sumber utama yaitupenerimaan kas dari penjualan tunai dan penerimaan kas dari penagihan piutang.Penjualan dapat diartikan sebagai transaksi yang melibatkan penjual danpembeli dengan cara penjual menyerahkan produk yang ditawarkannya baik ituberupa barang atau jasa kepada pembeli. Kegiatan yang dilakukan oleh Toko LancarJaya menjual plywood. Transaksi penjualan pada Toko Lancar Jaya dilakukandengan penjualan secara tunai dan kredit, namun sebagian penjualan dilakukansecara kredit yang menimbulkan transaksi piutang dimana proses piutang terdapatkendala yang terjadi yaitu adanya piutang tak tertagih dikarenakan tidak adanyakebijakan kredit perusahaan dalam pemberian limit kredit dan tidak melakukananalisa kredit sebelum memberikan kredit kepada pelanggan, namun perusahaanmasih tetap memberikan barang ke pelanggan yang masih memiliki piutang yangbelum terbayar. Piutang yang menumpuk menyebabkan keuangan perusahaanmenjadi tidak stabil. Hal ini disebabkan karena toko ini belum menerapkan kebijakankredit. Setiap perusahaan mempunyai target penjualan tetapi karena adanya piutangtak tertagih maka akan mempengaruhi pendapatan yang ada pada perusahaan. TokoLancar Jaya saat ini melakukan proses pencatatan penerimaan kasnya masih secarasederhana hanya menggunakan pembukuan dimana akan membutuhkan waktu yangnantinya sulit untuk mengetahui berapa kas yang dimiliki perusahaan danmempunyai kendala terhadap kesalahan pencatatan yang diakibatkan dari tidakadanya integrasi atau hubungan antara bagian penjualan dengan bagian keuanganserta kurangnya komunikasi antara kedua belah pihak baik secara lisan maupunonline.Penelitian mengenai analisis siklus pendapatan telah dilakukan oleh beberapapeneliti sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa suatu perusahaan yang telahmenerapkan sistem informasi akuntansi dan prosedur dengan baik akan sangatmembantu perusahaan dari masalah yang terjadi. Dalam penelitian mengenai sikluspendapatan kelemahan pada pencatatan yang masih kurang teratur sehinggadibutuhkannya sistem untuk perusahaan dan proses penagihannya.Berdasarkan uraian di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan sisteminformasi akuntansi pada kegiatan perusahaan sangat dibutuhkan untukmenghasilkan informasi, dan kebijakan yang akurat. Oleh karena itu maka dibuatlahpenelitian mengenai “Analisis Siklus Pendapatan pada Toko Lancar Jaya”.

31.2 Rumusan Masalah1. Bagaimana prosedur siklus pendapatan yang berjalan pada Toko Lancar Jaya?2. Bagaimana mengembangkan rancangan sistem informasi akuntansi menggunakansoftware accurate pada Toko Lancar Jaya?3. Bagaimana mengimpelementasi software accurate pada Toko Lancar Jaya?1.3 Ruang Lingkup Penelitian1. Penelitian ini hanya dilakukan di Toko Lancar Jaya.2. Hanya berfokus pada siklus pendapatan pada Toko Lancar Jaya.1.4 Tujuan Penelitian1. Untuk menganalisis prosedur siklus pendapatan yang digunakan oleh perusahaan.2. Untuk melakukan perancangan sistem informasi akunatansi menggunakansoftware accurate yang akan dikembangkan pada perusahaan.3. Untuk mengimplementasi software accurate yang akan diterapkan padaperusahaan.2. LANDASAN TEORI2.1 Sistem Informasi AkuntansiMenurut TMBooks (2015, h.2) sistem informasi akuntansi adalah sistem yangmenyediakan informasi akuntansi dan keuangan beserta informasi lainnya yangdiperoleh dari proses rutin transaksi akuntansi.Menurut Krismiaji (2015, h.5) sistem informasi akuntansi adalah sebuah sistemyang memproses data dan transaksi guna menghasilkan informasi yang bermanfaatuntuk merencanakan, mengendalikan dan mengoperasikan bisnis.2.2 Sistem Akuntansi PenjualanMenurut Mulyadi (2016, h.160) kegiatan penjualan terdiri dari transaksipenjualan barang atau jasa, baik secara kredit maupun secara tunai. Dalam transaksipenjualan kredit, jika order dari pelanggan telah dipenuhi dengan pengiriman barangatau penyerahan jasa, untuk jangka waktu tertentu perusahaan memiliki piutangkepada pelanggannya. Kegiatan penjualan secara kredit ini ditangani olehperusahaan melalui sistem penjualan kredit.2.3 Sistem Penjualan KreditMenurut Mulyadi (2016, h.167) penjualan kredit dilaksanakan oleh perusahaandengan cara mengirimkan barang sesuai dengan order yang diterima dari pembelidan untuk jangka waktu tertentu perusahaan mempunyai tagihan kepada pembelitersebut. Untuk menghindari tidak tertagihnya piutang, setiap penjualan kredit yangpertama kali kepada seorang pembeli selalu didahului dengan analisis terhadapkelayakan pemberian kredit kepada pembeli tersebut.2.4Sistem Penjualan TunaiMenurut Mulyadi (2016, h.379) penjualan tunai dilaksanakan olehperusahaan dengan cara mewajibkan pembeli melakukan pembayaran hargabarang terlebih dahulu sebelum barang diserahkan oleh perusahaan penjualkepada pembeli. Setelah uang diterima oleh perusahaan, barang kemudian

4diserahkan kepada pembeli dan transaksi penjualan tunai kemudian dicatatperusahaan.2.5 Sistem Akuntansi PiutangMenurut Mulyadi (2016, h.207) prosedur pencatatan piutang bertujuanuntuk mencatat mutasi piutang perusahaan kepada setiap debitur. Untukmengetahui status piutang dan kemungkinan tertagih atau tidaknya piutang,secara periodik fungsi pencatatan piutang menyajikan informasi umur piutangsetiap debitur kepada manajer keuangan. Daftar umur piutang ini merupakanlaporan yang dihasilkan dari kartu piutang.2.6 Sistem Akuntansi Penerimaan KasMenurut Mulyadi (2016, h.419) penerimaan kas perusahaan berasal dari duasumber utama yaitu dari penjualan tunai dan dari penagihan piutang. Penerimaa kasdari penjualan tunai dapat berupa uang tunai, credit card sale slip atau cek pribadi(personal check). Penerimaan kas dari piutang dapat berupa cek atau giro bilyet.2.7 Siklus PendapatanMenurut TMBooks (2015, h.3) siklus pendapatan adalah proses untukmenyediakan barang atau jasa kepada pelanggan dan proses penerimaan kas. Sikluspendapatan pada dasarnya terdiri dari aktivtas sebagai berikut :a.Merespon pertanyaan pelanggan mengenai produk atau jasa.b.Membuat kesepakatan dengan pelanggan dalam rangka penyediaanbarang atau jasa di masa yang akan datang.c.Mengirim barang atau menyampaikan jasa ke pelanggan.d. Melakukan penagihan. Perusahaan mencatat piutang dagang danmelakukan penagihan ke pelanggan.e. Menerima kas. Perusahaan menerima pembayaran dari pelanggan.f. Menyetor ke bank. Karyawan yang bertanggung jawab untuk menyetorkanpenerimaan kas adalah kasir.g. Menyiapkan laporan. Laporan yang diperlukan dalam siklus pendapatanmeliputi daftar order, daftar pengiriman, dan daftar penerimaan kas2.8ProsedurMenurut Ardiyose (2013, h.734) prosedur adalah suatu bagian sistem yangmerupakan tindakan yang menyangkut beberapa orang dalam satu atau beberapabagian yang ditetapkan untuk menjamin agar suatu kegiatan usaha atau transaksidapat terjadi berulang kali dan dilaksanakan secara beragam.Menurut Mulyadi (2013, h.5) prosedur adalah suatu urutan kegiatan, biasanyamelibatkan beberapa orang dalam suatu department atau lebih, yang dibuat untukmenjamin penanganan secara seragam transaksi perusahaan yang terjadi berulangulang.2.9FlowchartMenurut Kristanto (2011, h.68), “Block chart berfungsi untuk memodelkanmasukan, keluaran, proses maupun transaksi dengan menggunakan simbol-simboltertentu. Pembuatan block chart harus memudahkan bagi pemakai dalammemahami alur dari sistem atau transaksi.”

52.10 Software AccurateProgram Accurate Accounting di dalam buku panduan atau manual bookAccurate Accounting Software yang di terbitkan oleh PT. Cipta Piranti Sejahtera,bahwa Accurate Accounting Software adalah program akuntansi dan keuanganyang dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam hal pencatatanakuntansi dan keuangan. PT.Cipta Piranti Sejahtera berdiri pada 26 Oktober 1998dan Cipta Piranti Sejahtera lebih di kenal dengan nama CPSSoft sebagaipengembangan software. Misi dalam bisnis adalah menyediakan software yangberkualitas tinggi untuk usaha kecil dan menengah dengan harga yang terjangkau.Accurate selalu direkomendasikan dan dipercaya oleh para pengusaha diIndonesia. Accurate juga hadir dalam kerjasama pendidikan dengan pengenalanaccurate di laboratorium akuntansi beberapa kampus terkemuka di Jakarta,Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bandung, Manado, Padang, Palembang dan Medan(Hana Yuliana dan Triandi, 2013).2.11 Kerangka BerpikirPada umumnya sistem informasi akuntansi merupakan komponen yangterstruktur untuk menghasilkan informasi akuntansi serta dapat digunakanuntuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas dalam pencapaian tujuan.Maka untuk dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien dibutuhkankualitas sistem informasi akuntansi yang baik untuk membantu perusahaandalam pemecahan masalah yang terjadi di perusahaan dan memberikansolusi.Toko Lancar JayaPemilik (Owner)Unit FungsiFungsi PenjualanFungsi Sistem InformasiAkuntansiMerancang suatu proses untuk mengetahui pelaksanaansiklus pendapatan terhadap piutang tak tertagihMelakukan wawancara, observasi, dokumentasi danangketMenggunakan metode penelitian kualitatif yang akanmenjelaskan pemecahan masalahSolusiMenggunakan TeoriKontijensi pada penelitianMenerapkan perancangan terhadap prosedur penjualanyang lebih baik pada Toko Lancar JayaSumber : Penulis, 2017Gambar 2.1 Kerangka BerpikirFungsi Pendapatan

63. METODOLOGI PENELITIAN3.1 Pendekatan PenelitianPendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara rinci mengenai faktaserta hubungan antaran fenomena yang sedang diteliti dengan cara menganalisamasalah yang ada pada Toko Lancar Jaya.3.2 Objek dan Subjek PenelitianObjek dari penelitian ini adalah siklus pendapatan yang diterapkan pada TokoLancar Jaya. Subjek dari penelitian ini adalah Toko Lancar Jaya yang berlokasi diJl. Pangeran Ayin Kenten Laut, Palembang.3.3 Pemilihan Informan KunciInforman dalam penelitian ini berasal dari informan kunci praktis daninforman kunci akademis. Informan kunci praktis yaitu orang atau pelaku yangterlibat langsung didalam perusahaan seperti pemilik dan karyawan yang terlibatlangsung dengan masalah yang ada pada Toko Lancar Jaya sehingga memberikaninformasi yang tepat dan akurat. Sedangkan informan kunci akademis yaitu sumberinformasi yang diperoleh dari luar perusahaan seperti dosen, dimana dosen yangmemberikan pengetahuan dan pengajaran mengenai sistem informasi akuntansi.3.4 Jenis DataSesuai dengan tujuan penelitian ini, yaitu untuk memperoleh informasi tentangprosedur siklus pendapatan yang diterapkan dan memberikan masukan rancanganpada Toko Lancar Jaya. Sumber data dalam penelitian ini adalah dari mana datadiperoleh. Analisis jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primerdan data sekunder. Menurut Sugiyono (2013, h.137) data ditinjau dari caramemperolehnya yaitu:1. Data primer adalah sumber data yang diperoleh langsung dari subjek penelitiandengan menggunakan alat pengukur atau alat pengambilan data langsung padasubjek sebagai informasi yang dicari.2. Data sekunder adalah sumber yang tidak secara langsung memberikan datakepada peneliti biasanya berwujud data dokumentasi atau data laporan yang telahtersedia.3.5 Teknik Pengumpulan DataTeknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalampenelitian. Teknik penelitian ini adalah teknik wawancara, teknikpengamatan/observasi, dan teknik dokumentasi. Dimana data yang diperoleh didapatpada dokumen didalam perusahaan.3.6 Teknik Analisis DataPenelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif yang memberikangambaran mengenai penjualan, pencatatan piutang serta penerimaan kas. Penelitianini menggunakan metode kualitatif dengan cara menganalisis siklus pendapatan padaToko Lancar Jaya. Hasil analisis akan dirancang menggunakan software accurate.

74. HASIL DAN PEMBAHASAN4.1 Gambaran Umum Toko Lancar JayaToko Lancar Jaya merupakan perusahaan perdagangan yang bergerak di bidangperkayuan yang menjual plywood atau triplek. Perusahaan ini berdiri sejak 20Januari 2015 yang terletak di Jalan Pangeran Ayin Kenten Laut, Palembang.Perusahaan ini menjual mencakup berbagai macam ukuran dari beberapa kualitasberupa Plywood TM dan LJ yang berukuran 3mm, 4mm, 6mm, 8mm, 9mm, 12mm,15mm dan 18mm. Dalam produk ini terdapat pada ukuran yang sama hanya sajaperbedaan pada kualitas dan harga tentunya.4.2 Hasil PenelitianDari hasil wawancara penulis kepada informan pertama pada bagian penjualanmengenai prosedur penjualan secara kredit perusahaan diinformasikan bahwaterdapat kendala yang terjadi permasalahan yang ada berupa adanya piutang taktertagih yang dikarenakan tidak adanya kebijakan kredit perusahaan dalampemberian limit kredit, serta tidak melakukan analisa kredit sebelum memberikankredit kepada pelanggan, namun perusahaan ini masih tetap memberikan barangkepada pelanggan yang masih memiliki piutang yang belum terbayar. Akibat daripiutang yang belum terbayar, maka menyebabkan keuangan perusahaan menjaditidak stabil.Berdasarkan hasil wawancara kepada informan kedua pada bagian kasirmengenai selisih kas dimana bagian penjualan memberikan diskon atau potonganharga kepada pelanggan yang dianggap „langganan‟ tanpa adanya pemberitahuanatau konfirmasi kepada bagian keuangan terlebih dahulu, hal ini menyebabkankesalahpahaman dan selisih antara pencatatan penerimaan kas yang dilakukan olehbagian penjualan dan bagian keuangan. selisih tersebut didapat dari tidak adanyaintegrasi atau hubungan antara bagian penjualan dengan bagian keuangan sertakurangnya komunikasi antara kedua belah pihak baik secara lisan maupun online.4.2.1 Analisis Prosedur Penjualan Secara KreditPada proses penjualan secara kredit pada Toko Lancar Jaya dilakukandengan prosedur yang tidak teratur sehingga mengakibatkan kendala di dalampencatatan dan pemberian laporan, dapat disimpulkan bahwa bagian penjualanharus memiliki prosedur yang lebih efektif dalam proses terjadinya penjualansehingga tidak terjadinya kesalahan pencatatan dan keterlambatan dalampemberian laporan, Berikut flowchart atas penjualan secara kredit pada TokoLancar Jaya :

8Flowchart Penjualan KreditBagianPenjualanCustomerBagian GudangDaftar pesananbarangSurat pesananbarangBagianPengirimanAPimpinanDSTARTlap penjualankreditNota barangMenyiapkanbarang danmembuatdatapersediaanENDMembuatsurat jalanSurat pesananbarangDaftar pesananbarangBesertabarangData persediaanBesertabarangData persediaanBSurat jalanBesertabarangSurat jalanBesertabarangCBMembuatnotapenjualanBeserta barangNota penjualanSurat tagihanBesertabarangACSurat jalanBeserta barangMembuat surattagihanSurat tagihanMembuatlappenjualankreditlap penjualankreditDSumber:Toko Lancar JayaGambar 4.1 Flowchart Penjualan Secara Kredit yang berjalan padaToko Lancar Jaya4.2.2 Analisis Prosedur Penerimaan Kas atas Penjualan Secara KreditPada proses penerimaan kas Toko Lancar Jaya dilakukan dengan carapenerimaan pembayaran penjualan secara tunai dan penerimaaan penjualan secarakredit yang melalui bank/via transfer dan salesman. Pembayaran atas penjualansecara kredit kepada pelanggan dilakukan setelah satu bulan barang diterima,dimana bagian penjualan melakukan penagihan sesuai dengan batas waktu yangtelah ditentukan dan pembayaran tersebut biasanya melalui transfer ke rekeningbank perusahaan dan di catat ke dalam pencatatan bank dan buku pelunasanpiutang.

9Sumber: Toko Lancar JayaGambar 4.2 Flowchart Penerimaan Kas atas Penjualan Secara Kredityang berjalan pada Toko Lancar Jaya4.2.3Rancangan Prosedur PenjualanSecara Kredit Yang Diusulkan Pada Toko Lancar JayaBerdasarkan prosedur yang berjalan oleh Toko Lancar Jaya pada prosedurpenjualan kreditnya,maka peneliti mengusulkan untuk menerapkan bantuanSoftware Accurate dimana didalam Software Accurate terdapat banyaktransaksi yang bisa dilakukan. Berikut flowchart penjualan secara kredit yangdiusulkan :

10Flowchart Prosedur Penjualan KreditCustomerBagian PenjualanStartBagian GudangPimpinanDaftar pesananbarangMelakukanpesanan barangDaftar g1Faktur PenjualanRincian LaporanPenjualanMembuka dataperusahaanSurat order barangMenginput pengeluaranbarangLoginEndDData stockbarangdiperbaruiMembuat datapelangganFaktur penjualandan surat jalanBesertaBarangMembuat suratjalanMembuat batasanpiutang, jatuh tempo,dan diskonMembuat fakturpenjualan kreditSurat jalanFakturPenjualanMenyiapkanbarangMencetak fakturpenjualan kreditFaktur penjualandan surat ktur PenjualanMencetak laporanpenjualanLaporanpenjualanRincian LaporanPenjualanCSumber: Penulis, 2017Gambar 4.3 Flowchart atas Penjualan Secara Kredit YangDiusulkan pada Toko Lancar Jaya4.2.4 Rancangan Prosedur Penerimaan Kas atas Penjualan Secara Kredit YangDiusulkan pada Toko Lancar JayaBerdasarkan dari masalah yang sudah terjadi, maka peneliti mengusulkanToko Lancar Jaya untuk menggunakan bantuan Software Accurate dalampenginputan datanya, dikarenakan didalam penerapan Software Accurateterdapat menu lengkap dalam menjalankan semua transaksi, baik penjualanmaupun pembelian serta transaksi lainnya, sehingga didalam penginputandatanya dapat diinput secara otomatis. dimana hal tersebut bisa membantudalam sistem pencatatannya yang sebelumnya masih menggunakan pencatatanyang manual lalu di usulkan menjadi sistem yang mampu membantupenginputan data secara otomatis.

11Sumber : Penulis, 2017Gambar 4.4 Flowchart Penerimaan Kas atas Penjualan Secara Kredit YangDiusulkan pada Toko Lancar Jaya4.2.5 Implementasi Sistem AccuratePada tahap ini, pemilihan perancangan akan dijelaskan sesuai identifikasimasalah dan analisis permasalahan. Dipilih perancangan sistem informasiakuntansi menggunakan Software Accurate. Siklus penjualan yang ada padasoftware accurate mempermudah dalam proses kerja bagi perusahaan.Tampilan perancangan akan dijelaskan pada selanjutnya.4.2.5.1 Rancangan Atas Penjualan Menggunakan Software AccurateGambar 4.5 Tampilan Siklus Penjualan dalam Software Accurate

12Rancangan ini digunakan untuk tahap-tahap siklus penjualan yangberfungsi untuk mengetahui alur dari penjualan yang terdiri daripenawaran penjualan, pesanan penjualan, pengiriman pesanan, fakturpenjualan, penerimaan penjualan dan return penjualan.1. Penawaran PenjualanGambar 4.7 Tampilan Accurate Penawaran PenjualanMenampilkan form penawaran penjualan yang ada pada SoftwareAccurate, didalam penawaran penjualan yang berisi nama pelanggan, alamatpelanggan, barang dan harga barang yang akan ditawarkan kepada pelanggan.Didalam penawaran penjualan terdapat diskon dan sub total dari harga barangsehingga pada penawaran penjualan yang diberikan kepada pelanggan terincidan jelas.

132. Pesanan PenjualanGambar 4.8 Tampilan Accurate Pesanan PenjualanRancangan ini berfungsi untuk menginput data pesanan barang yangdipesan oleh customer. Tahap ini memasukkan daftar pesanan customeryang sesuai dengan nomor PO (Purchase Order).3. Pengiriman PesananGambar 4.9 Tampilan Accurate Pengiriman PesanananTahap ini untuk mengirim pesanan barang customer yang sesuaidengan nama customer, alamat customer, nomor PO, tanggal pengirimandan barang yang diorder.

144. Faktur PenjualanGambar 4.10 Tampilan Accurate Faktur PenjualanRancangan ini berfungsi untuk mengetahui status piutang customerdimana faktur penjualan ini sebagai dasar pencatatan timbulnya piutangdari transaksi penjualan kredit. Tahap ini untuk melihat faktur penjualandari pelanggan sesuai dari nama customer, alamat customer, nomor PO,barang yang diorder, nomor SO dan nomor DO.5. Laporan Faktur PenjualanGambar 4.11 Tampilan Accurate Laporan PenjualanRancangan ini berfungsi untuk melihat laporan penjualan yangtersimpan baik berdasarkan periode maupun dalam pencariannya danuntuk mengetahui data faktur penjualan yang belum lunas daricustomer.

154.2.5.2 Implementasi Sistem pada Toko Lancar JayaDalam penelitian ini, implementasi mulai dilakukan dengan melibatkanbagian piutang dalam pencatatan dan arsip berkas, baik nota tagihan ataspenjualan, daftar piutang, dan rekap tagihan atas piutang yang jatuh tempo.Tahap implementasi penggunaan Software Accurate dimulai denganterjadinya penjualan,yaitu proses penawaran penjualan, pemesanan barang,pengiriman barang, faktur penjualan, penerimaan pembayaran, retur penjualan.Didalam proses penjualan terjadi penjualan secara kredit yang dimana terdapatdokumen surat jalan atau nota yang digunakan untuk melakukan pencatatanpenjualan kedalam buku penjualan dan didalam pencatatan penjualan jugaterdapat umur piutang atau termin yang berlaku untuk proses pembayaran,sehingga hal ini mempermudah bagian penjualan untuk melakukan penagihanpiutang kepada pelanggan.Dalam penilaian ini, peneliti memberikan 5 (lima) pertanyaan kepada 10(sepuluh) karyawan yang bekerja di Toko Lancar Jaya. Setiap pertanyaanmemiliki karateristik yang bertujuan untuk melihat tingkat kepuasan danmanfaat yang didapat pengguna Software Accurate. Berikut adalah hasil datakuisioner yang menggambarkan tingkat kepuasan dalam menggunakan SoftwareAccurate pada Toko Lancar Jaya dengan menggunakan analisis hasil statistikdeskriptif:Tabel 4.1 Hasil Statistik DeskriptifDescriptive 1,3501,822Sikap10610818,101,1971,433Valid N(listwise)10Sumber : Data Hasil Pengolahan SPSS 23, 2017Berdasarkan tabel 4.4 menunjukkan bahwa nilai rata-rata dari variabelminat (Y) adalah 8,10 dengan nilai deviasi standar sebesar 0,994 dan nilaivariance sebesar 0,989. Nilai rata-rata variabel penerapan (X1) adalah sebesar10,60 dengan nilai deviasi standar sebesar 1,075 dan nilai variance sebesar1,156. Nilai rata-rata variabel kelebihan (X2) adalah sebesar 13,30 dengan nilaideviasi standar 0,949 dan nilai variance sebesar 0,900. Nilai rata-rata variabelKeamanan (X3) adalah sebesar 5,40 dengan nilai deviasi standar 1,350 dan nilaivariance sebesar 1,822. Nilai rata-rata variabel sikap (X4) adalah sebesar 8,10dengan nilai deviasi standar 1,197 dan nilai variance sebesar 1,433.Berikut ini merupakan tabel dari hasil penilaian tingkat kepuasan untukmengetahui kategori tingkat kepuasan pada manfaat Software Accurate:

16Tabel 4.2 Hasil Penilaian Tingkat ataTeoritisAktualSimpang-an 4,5%RendahSikap1-122-12671,19727%RendahSumber : Data Hasil Pengolahan SPSS 23, 2017Berdasarkan tabel 4.2 hasil penilaian tingkat kepuasan tanggapan respondenmengenai Software Accurate. Pada setiap variabel memiliki nilai masing-masingtingkat kepuasan yaitu minat, penerapan, kelebihan, keamanan, dan sikap. Padavariabel minat responden dengan tingkat kepuasan rendah sebesar 27%,kemudahan menggunakan software accurate dengan tingkat penerapan rendahsebesar 33,3% , kelebihan software accurate dengan tingkat kepuasan sedangdengan nilai sebesar 51,3% , keamanan terhadap software accurate dengan tingkatkepuasan rendah sebesar 34,5% , sedangkan pada sikap memiliki tingkat kepuasanrendah dengan nilai sebesar 27%.Berikut ini merupakan tabel kriteria penilaian tingkat kepuasan:Tabel 4.3 Kriteria PenilaianKriteria1Rentang0,00% - 20,00%KategoriSangat Rendah220,01% - 46,67%Rendah346,68% - 73,33%Sedang473,34% - 100%TinggiSumber : Ferdinand, 2014Berdasarkan tabel mengenai kriteria penilaian maka pada tabel hasil penilaiantingkat kepuasan yang didalam minat, penerapan, kelebihan, keamanan, dan sikapterhadap penggunaan Software Accurate dapat disimpulkan bahwa pada minat,penerapan, keamanan, dan sikap terhadap Software Accurate memiliki tingkatkepuasaan yang rendah, sedangkan pada kelebihan dari Software Accuratememiliki tingkat kepuasan yang sedang. Kelebihan yang dimiliki dalammenggunakan Software Accurate membantu memperbaiki sistem informasiakuntansi perusahaan, mempermudah pengguna melakukan pekerjaan, sertaSoftware Accurate memberikan manfaat dalam hal memperbaiki prosedurperusahaan dan memberikan tingkat kepuasaan dalam penggunannya yangdimana mempercepat proses kerja dan tahap-tahapan yang lebih jelas dalamsiklus akuntansi.5. KESIMPULANBerdasarkan rumusan masalah mengenai prosedur siklus pendapatan,mengembangkan rancangan menggunakan Software Accurate, danmengimplementasi Software Accurate pada Toko Lancat Jaya. Penelitidapat menarik kesimpulan bahwa prosedur siklus pendapatan yang sedang

17berjalan pada Toko Lancar Jaya mengalami kendala memiliki berbagaikendala terutama dalam hal tidak adanya kebijakan kredit perusahaandalam pemberian limit kredit dan tidak melakukan analisa kredit sebelummemberikan kredit kepada pelanggan, namun perusahaan masih tetapmemberikan barang ke pelanggan yang masih memiliki piutang yangbelum terbayar dan sering mengalami kesalahan pencatatan dan kesulitandalam mengidentifikasi umur piutang. Sedangkan Prosedur penerimaankas atas penjualan secara kredit sudah berjalan cukup baik, tetapi masihada beberapa kekurangan seperti Selisih tersebut didapat dari tidak adanyaintegrasi atau hubungan antara bagian penjualan dengan bagian keuanganserta kurangnya komunikasi antara kedua belah pihak baik secara lisanmaupun online.Dengan mengembangkan rancangan dalam menggunakan SoftwareAccurate pada prosedur penjualan dan sistem penjualan secara kredit diToko Lancar Jaya sesuai kebutuhan bagian penjualan dan bagian kasirselaku pengguna sistem basis data, maka rancangan sistem informasiakuntansi lebih teratur dan lebih mudah dalam melakukan pekerjaan.Dalam mengimplementasi Software Accurate pada Toko Lancar Jayamenunjukkan bahwa menggunakan accurate mempermudah prosespenjualan dikarenakan penjualan lebih teratur, memberikan ketepatandalam pemberian laporan, mengidentifikasi piutanglebih jelas,mempermudah dalam proses penagihan piutang, serta ketepatan dalammemberikan laporan penjualan dan laporan penerimaan kas.6. SARANBerdasarkan kesimpulan tersebut, saran peneliti terhadap proseduryang ada pada Toko Lancar Jaya adalah Untuk prosedur penjualan secarakredit, peneliti menyarankan untuk menggunakan bantuan aplikasiAccurate dimana penerapan kebijakan limit kredit dan tanggal jatuh tempobisa ditentukan secara otomatis, sehingga piutang pelanggan lebih mudahuntuk dilakukan pengawasan dan pengendalian. Sedangkan prosedurpenerimaan kasnya peneliti menyarankan dengan menggunakan bantuansoftware accurate dimana bisa membantu dalam sistem pencatatannyayang sebelumnya masih menggunakan pencatatan yang manual lalu diusulkan menjadi sistem yang leebih terintergrasi karena sudah memakaijaringan online.DAFTAR PUSTAKAArdiyose 2013, Kamus Besar Akuntansi, Jakarta: Citra Harta Prima.Krismiaji 2015, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi Keempat, Perusahaan YKPN,Yogyakarta.Kristanto, Andi 2011, Perancangan Sistem Informasi, Gava Media, Yogyakarta.

18Mulyadi 2013, Sis

analisis siklus pendapatan pada Toko Lancar Jaya memiliki beberapa kelemahan, khususnya pada prosedur pencatatan, penagihan piutang kepada pelanggan dan penerimaan kas. Hasil penelitian berupa flowchart dan aplikasi accurate akan membantu perusahaan. Kata Kunci: