Transcription

ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DALAM UPAYAMENINGKATKAN PRODUKSI PADA PT PP LONDON SUMATRAINDONESIA, TBKSKRIPSIOleh:PUPUT TRI HAMIDAHNIM : 51144017Program StudiEKONOMI ISLAMFAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAMUIN SUMATERA UTARA2019 M/1440 H

ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DALAM UPAYAMENINGKATKAN PRODUKSI PADA PT PP LONDON SUMATRAINDONESIA, TBKSKRIPSIDiajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Meraih Gelar Sarjana Ekonomi (S1)Program Studi Perbankan Syariah Pada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis IslamUniversitas Islam Negeri Sumatera UtaraOleh:PUPUT TRI HAMIDAHNIM : 51144017Program StudiEKONOMI ISLAMFAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAMUIN SUMATERA UTARA2019 M/1440 H

ABSTRAKSkripsi berjudul “Analisis Supply Chain Management Dalam UpayaMeningkatkan Produksi Pada PT PP London Sumatra Indonesia, Tbk” atasnama Puput Tri Hamidah dibawah bimbingan Pembimbing I Bapak Dr. Sugianto,MA dan Pembimbing II Ibu Annio Indah Lestari Nasution, M.SiPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejauh mana penerapanSupply Chain Management pada perusahaan PT PP London Sumatra IndonesiaTbk dalam meningkatkan produksinya. Untuk memperoleh jawaban daripertanyaan diatas, penelitian ini menggunakan metode penelitian secara kualitatifdengan cara wawancara yaitu peneliti melakukan wawancara secara langsungdengan maintenance engineering yaitu Bapak Dolok Sihombing, Head of Labyaitu Bapak Bahrum S, maintenance foreman yaitu Bapak Didi Suhendra, danjuga kasie yaitu Bapak Alpino Sinaga. Wawancara ini dilakukan langsung diPabrik Kelapa Sawit milik PT PP London Sumatra Indonesia Tbk di GunungMalayu Palm Oil Mill (GM POM) tepatnya di Desa Perk. Gunung Malayu Kec.Rahuning-Asahan, Sumatera Utara. Data yang diambil dari tabel produksi empatbulan terakhir kegiatan Supply Chain Management (rantai pasokan) berjalandengan baik, walaupun terdapat keterlambatan pada masuknya bahan baku,disebabkan faktor cuaca hujan, banjir. Tetapi keterlmbatan tersebut tidakmenghambat proses produksi dan juga proses distribusi produk kepada konsumen,disini dapat dilihat dari perkembanngan total produksi empat bulan terakhir yaitudari bulan September hingga Desember tahun 2018. Adanya kegiatan SupplyChain Management (rantai pasokan), maka kegiatan produksi mulai dari pasokanbahan baku, proses pengolahan Crude Palm Oil (minyak kelapa sawit) dan prosesdispatch (pendistribusian barang) hingga ke tangan konsumen dapat berjalantanpa adanya kesalahanKata Kunci : Supply Chain Management, Produksi, Crude Palm Oil, Dispatchiii

KATA PENGANTARPuji dan syukur kepada Allah swt dengan segala Rahmat, Taufik, dan HidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal skripsi ini tanpa mengalamihambatan, pembahasan dalam skripsi ini berupaya untuk mengungkapkan“Analisis Supply Chain Management Dalam Upaya Meningkatkan ProduksiPada PT PP London Sumatra Indonesia, Tbk”. Sholawat dan salam senantiasatercurah pada junjungan Nabi besar Muhammad saw, seorang tokoh pembangunperadaban manusia yang dapat mengangkat harkat dan martabat manusia sehinggadapat kita rasakan sampai sekarang ini.Skripsi ini dibuat oleh penulis denngan sebaik-baiknya guna menyelesaikantahapan dalam penyelesaian tugas akhir yang diberikan. Selesainya karya tulis iniadalah berkat dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis berterimakasihyang pertama dan teristimewa kepada kedua Orang Tua tercinta Sabaruddin danHj. Lina yang selalu mendoakan juga kepada keluarga kakak-kakak juga abangabang dan sahabat yang selalu mendukung dalam proses pembuatan skripsi inihingga selesai. Dan penulis juga mengucapkan terimakasih dosen penasehatakademik dan para dosen yang telah memberikan banyak arahan dalam prosespenulisan skripsi ini.Skripsi ini tidak terlepas dari berbagai permasalahan, untuk itu penulis inginmenyampaikan ucapan terimakasih kepada :1. Bapak Prof. Saidurrahman, MA selaku Rektor Universitas IslamNegeri Sumatera Utara2. Bapak Dr. Andri Soemitra, MA selaku Dekan Fakultas Ekonomi danBisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara3. IbuDr. Marliyah, M.A selaku Ketua Jurusan Ekonomi IslamUniversitas Islam Negeri Sumatera Utara sekaligus juga PenasehatAkademik sayaiv

4. Bapak Imsar, M.Si selaku Sekretaris Jurusan Ekonomi IslamUniversitas Islam Negeri Sumatera Utara.5. Bapak Dr. Sugianto, M.A selaku Dosen Pembimbing I yang telahbersedia meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk memberikanpengarahan dan bimbingan dalam penyusunan skripsi ini.6. Ibu Annio Indah Lestari Nasution, S.E, M.Si selaku DosenPembimbing II yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga danpikiran untuk memberikan pengarahan dan bimbingan dalampenyusunan skripsi ini.7. Bapak dan Ibu Dosen Pengajar dan Seluruh Staf di Seluruh FakultasEkonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara8. Perusahaan PT PP London Sumatera Utara khususnya Pabrik yangberada di Gunung Malayu Palm Oil Mill (GM POM) tepatnya di DesaPerk. Gunung Malayu Kec. Rahuning-Asahan, Sumatera Utaraterimakasih telah meluangkan waktunya untuk membantu penelitianini9. Kakak Dwi, Retno, Yani dan juga Abang Andre, Ari serta Heruterimakasih atas dukungan dan doa yang telah diberikan sertaterimakasih telah mendengarkan seluruh keluh kesahku selamamengerjakan skripsi. Maaf jika selama ini menyebalkan.10. Kepada seluruh keluarga besar yang telah memberikan dorongan,semangat kepada penulis11. Sahabat-sahabat ku Badrun Nisa SE, Cahaya Novita SE, Fitri HayatiRahmah SE, Hidayati Fauziah Pasaribu SE, Nurdalilah Hasby SE, danjuga Risda Pratiwi SE yang selalu siap membantu penulis dalammelaksanakan penelitian serta tak henti memberikan semangat danmotivasi kepada penulis. Semoga kita semua sukses dan bisamembanggakan orang tua serta keluarga. Aamiin12. Semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Terimakasih daripenulis.v

Semoga Allah senantiasa memberikan kasih saying dan perlindungan-Nya kepadakita semua. Akhir kata, penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh darikesempurnaan, akan tetapi sedikit harapan semoga skripsi yang sederhana ini bisaberguna bagi kita semua.Medan, 19 Juli 2019PenulisPuput Tri Hamidahvi

DAFTAR ISISURAT PERNYATAAN . . iPERSETUJUAN . .iiABSTRAK . .iiiKATA PENGANTAR . ivDAFTAR ISI . .viiDAFTAR GAMBAR xDAFTAR TABEL xiBAB I : PENDAHULUAN .1A. Latar Belakang Masalah .1B. Identifikasi Masalah 4C. Pembatasan Masalah .4D. Rumusan Masalah .4E. Tujuan dan Manfaat Penelitian .5BAB II : LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN .6A. Kajian Teoritis .61. Teori Produksi .6a. Pengertian Produksi .6b. Tujuan Produksi .8c. Fungsi Produksi 9d. Konsep Dasar Sistem Produksi .12e. Manajemen Produksi .13f. Manajemen Produksi dan operasi dalam perspektif syariah.142. Supply Chain Management .16vii

a. Pengertian Supply Chain Management .16b. Ruang Lingkup Supply Chain Management .21c. Manfaat Supply Chain Management .22d. Mengukur Kinerja Supply Chain Management .24e. Supply Chain Network .25f. Aktivitas Supply Chain Management .26g. Strategi Supply Chain Management .27h. Peranan Manajemen Produksi dalam Supply ChainManagement .29i. Peranan Manajemen Distribusi dalam Supply ChainManagement .32B. Penelitian Terdahulu . .34C. Kerangka Pemikiran . .37BAB III : METODE PENELITIAN . .39A. Pendekatan Penelitian . .39B. Lokasi Penelitian . .39C. Responden Penelitian . . .39D. Teknik Pengumpulan Data . . .40E. Instrument Penelitian . .40F. Analisis Data . 41BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .42A. Hasil Penelitian .421. Gambaran Umum Perusahaan .42a. Sejarah Perusahaan .42b. Struktur Perusahaan .452. Proses Produksi .513. Keterlambatan Produksi dan Solusi 594. Strategi Supply Chain Management .59B. Pembahasan .62viii

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN 76A. Kesimpulan .76B. Saran . .76DAFTAR PUSTAKA .78LAMPIRANix

DAFTAR GAMBARGambarHalaman2.1 Model Umum Fungsi Produksi112.2 Sistem Produksi122.3 Simplikasi model supply chain dan 3 macam aliran yang dikelola 192.4 Kerangka Pemikiran374.1 Skema Perencanaan704.2 Skema Pengadaan724.3 Skema Produksi734.4 Skema dispatch/ pengiriman produk74x

DAFTAR TABELTabelHalaman1.1 Grafik Kinerja PT PP london Sumatra Indonesia tbk32.1 Manajemen produksi dan operasi dalam perspektif syariah142.2 Penelitian Terdahulu344.1 standart dan realisasi kinerja perusahaan614.2 Total produksi CPO dan Kernel tahun 201862xi

BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahStrategi biaya rendah dan respon yang cepat terhadap pemenuhan pasarmenjadi tantangan yang sangat penting dalam dunia industri barang maupun jasasaat sekarang ini. Saat perusahaan bekerja keras untuk meningkatkan daya saingmelalui penyesuaian produk, kualitas yang tinggi, pengurangan biaya dankecepatan respon terhadap pasar, mereka akan memberikan tekanan tambahanpada rantai pasokan. Tekanan tambahan pada rantai pasokan tersebut bukanlahmerupakan target semasa saja, melainkan bersifat dinamis dan berkesinambungan.Sejauh perusahaan masih bisa terus berusaha memperbaiki kinerjanya, sejauh itupula perusahaan dapat bertahan dalam ketatnya kompetisi global. 1Pada umumnya seluruh perusahaan bertujuan untuk meningkatkan labasemaksimal mungkin dan meminimalisasikan pengeluaran. Biaya pengeluaransangat besar dalam hal memasarkan produk dikarenakan harus melakukanperancangan produk, meramalkan kebutuhan, pengadaan material, produksi,pengendalian persediaan, penyimpanan, dan distribusi ke distributor. Karenaketatnya persaingan dan berubahnya lingkungan bisnis akhir-akhir ini menuntutadanya model baru dalam pengelolaan aliran produksi/informasi terutama dalampemasaran produk, yang merupakan modifikasi dari metode sebelumnya(manajemen logistik) yaitu supply chain management.Supply Chain Management merupakan kegiatan pengolahan bahan mentahmenjadi barang dalam proses atau barang setengah jadi dan barang jadi kemudianmengirimkan produk tersebut ke konsumen melalui sistem distribusi. Kegiatan inimencakup fungsi pembelian yang berhubungan antara pemasok dan distributor.PT. PP London Sumatra Indonesia, tbk adalah salah satu perusahaan diIndonesia yang bergerak di bidang perkebunan. Produk PT PP London SumatraIndonesia ini beberapa di ekspor ke luar negeri dan beberapa lagi dipasarkan juga1Sunyoto Danang, Manajemen Bisnis Ritel. (Yogyakarta: Center for AcademicPublishing Service, 2015) h.11

2di dalam negeri. Untuk menghasilkan produknya PT PP London SumatraIndonesia melibatkan banyak pihak, mulai dari supplier, pihak jasa pengiriman,serta seluruh karyawan di dalam perusahaan. Aktifitas produksi di perusahaanLonsum yaitu mengolah barang mentah menjadi barang setengah jadi yaituproduk minyak kelapa sawit.Peranan pemasok sangat penting bagi kelancaran tugas dan pengembanganrantai pasokan. Pemasok memberikan kontribusi yang sangat besar bagikeberhasilan penyaluran barang sejak dari tempat bahan baku sampai prosesproduksi. Yang mana pemasok merupakan elemen rantai pasokan yang beradapada posisi paling depan dari rangkaian rantai pasok.Pemasok yang kompeten dan bertanggung jawab akan memperoleh bahanbaku yang berkualitas dan memeliki system rantai pasokan yang baik, anresikountukmenghasilkan produk yang berkualitas pula.Tujuan terpenting dari manajemen rantai pasokan adalah melakukankoordinasi yang baik atas berbagai aktivitas yang berbeda dan menghubungkansemua mata rantai sehingga produk dapat mengalir dengan mulus dan tepat waktu,sejak dari proses produksi sampai distribusi, serta menjamin kelancaran distribusidari perusahaan kepada distributor, kemudian ke penyalur hingga produk tiba ketangan konsumen. Salah satu permasalahan yang ada di perusahaan ini terkaitdengan persediaan produknya. Persediaan itu muncul karna adanya ketidakpastianinformasi, seperti ketidakpastian permintaan dan jadwal pengiriman. Ketidakpastian ini dijelaskan dalam wujud peramalan yang salah, penyerahan yangterlambat, mutu material ataupun kompenen yang jelek, kerusakan mesin yang dipakai dalam proses pabrikasi, pembatalan pesanan, informasi yang salah,informasi yang lambat, gangguan kerusakan informasi dan sebagainya. Yangmengakibtakan jumlah persediaan kurang efisien. Dalam hal ini kelebihanpersediaan dapat mengakibatkan biaya penyimpanan dan modal yang tertanam

3dalam bentuk persediaan teersebut bertambah besar, sedangkan kekuranganpersediaan menyebabkan perusahaan kehabisan barang (stock out).2Grafik Kinerja PT PP london Sumatra Indonesia tbkTabel 1.1Total Produksi TbsTahunTotal ProduksiMinyak Kelapa SawitPert. (%)Total Produksi Kernelribu tonPert. (%)Ribu tonRibu tonPert. 84-8,35201812794,663891,0447323,18Sumber: www.londonsumatra.comBerdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatanproduksi dari tahun 2014 sampai tahun 2015. Yang mana pada tahun 2014 totalproduksi yaitu sebesar 1.250 ton produk, yang kemudian meningkat di tahun 2015sebesar 1.341 ton produk terjadi peningkatan sebanyak 7,28%. Pada tahunberikutnya meningkat kembali sebanyak 1.397 ton dengan jumlah pertumbuhan4,18%. Tahun 2017 terjadi penurunan produksi sebanyak 1.222 ton denganjumlah pertumbuhan sebesar -12,53%. Ditahun berikutnya kembali meningkatsebanyak 1.279 ton dengan pertumbuhan sebesar 4,66%.32Skripsi Ramadani Indah Putri Mawardi, Analisis Supply Chain Management DalamUpaya Meningkatkan Target Penjualan Pada Toko Keke Collection, (Universitas Islam NegeriSumatera Utara 2015) h. 33Ariobimo, https://www.londonsumatra.com (Senin, 25 Februari,jam 18:17 WIB)

4Berdasarkan fenomena diatas, maka penelitian tentang analisis supplychain management dalam upaya meningkatkan produksi pada PT PP LondonSumatra Indonesia, Tbk. Menarik untuk dilakukan.B. Identifikasi MasalahBerdasarkan dari uraian latar belakang masalah maka dapat diidentifikasimasalah yang muncul. Adapun masalah tersebut adalah:1. Dalam proses produksi masih ada keterlambatan produksi di pabrik.2. Perusahaan masih kesulitan memastikan harga produk.3. Bahan baku tidak bisa dipastikan berkualitas, kerusakan mesin ataupunkinerja mesin yang tidak sempurna mengurangi kualitas produksi.C. Pembatasan MasalahBerdasarkan identifikasi masalah sebelumnya dan dengan banyakmempertimbangkan keterbatasan penulis, maka dalam penelitian ini perlu adanyapembatasan masalah. Topik yang diteliti di fokuskan kepada supply chainmanagement PT PP London Sumatra Indonesia tbk, apa saja yang membuatketerlambatan produksi dan bagaimana solusinya serta bagaimana penerapansupply chain tersebut dalam upaya meningkatkan produksi.D. Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas, maka masalahyang teridentifikasi yaitu :1. Apa saja yang menyebabkan keterlambatan produksi di PT PP LONSUM ?2. Apa solusi menghadapi masalah keterlambatan produksi di PT PP LONSUM?3. Bagaimana strategi supply chain management pada produksi pada PT PPLONSUM?

5E. Tujuan dan Manfaat Penelitian1. Tujuan PenelitianBerdasarkan rumusan masalah penelitian di atas, maka tujuan penelitian iniadalah:a. Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi naik turunnyaproduksi di PT PP LONSUM.b. Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keterlambatanproduksi pada PT PP LONSUM?c. Untuk mengetahui solusi apa yang akan dilakukan untuk menagatasi masalahproduksi di PT PP LONSUM?d. Untuk mengetahui strategi apa yang dilakukan untuk meningkatkan produksipada PT PP LONSUM?2. Manfaat PenelitianAdapun manfaat masalah dari tujuan masalah tersebut penulis berharapagar dapat:a. Bagi PenulisPenelitian ini merupkan sarana atau media bagi peneliti untuk dapatmengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi teori dengan praktik dilapangan.b. Bagi PerusahaanHasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahaninformasi danmasukan bagi pihak perusahaan untuk mengetahui sejuah mana implikasi yangberdampak dari penerapan strategi supply chain management yang diterapkanpada PT PP LONSUM dalam meningkatkan kualitas produksi.c. Bagi Pihak Luar PerusahaanHasil penelitian ini diharapkan menjadi gambaran, wawasan danpengetahuan serta bahan referensi bacaan untuk penelitian selanjutnya.

BAB IILANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRANA. KajianTeoritis1. ProduksiDalam teori tentang produksi akan membahas pengertian produksi, tujuanproduksi, konsep dasar sistem produksi, fungsi produksi, macam-macamproduksi.a. Pengertian ProduksiProduksi adalah suatu kegiatan memproses input (faktor produksi)menjadi suatu output. Produsen dalam melakukan kegiatan produksi,mempunyai landasan teknis yang didalami teori ekonomi yang disebut“fungsi produksi”.Menurut Murti Sumarti dan Jhon Suprihanto, produksi adalah sebuahkegiatan dalam menciptakan atau menambah kegunaan barang atau jasa,dimana untuk kegiatan tersebut diperlukan faktor-faktor produksi. Daripengertian tentang definisi produksi tersebut maka dapat diartikan bahwaproduksi merupakan suatu kegiatan untuk mentransformasikan faktorfaktor produksi, sehingga dapat meningkatkan atau menambah faedahbentuk, waktu dan tempat suatu barang atau jasa untuk memenuhikebutuhan manusia yang diperoleh melalui pertukaran.Menurut Muhammad Abdul Mun’im ‘Affar dan Muhammad bin Sa’idbin Naji Al-Ghamidi produksi adalah setiap bentuk aktifitas yangdilakukan manusia untuk mewujudkan manfaat atau menambahkannyadengan cara mengeksplorasi sumber-sumber ekonomi yang disediakanoleh Allah sehingga menjadi maslahat, untuk memnuhi kebutuhanmanusia.6

7Diantara konsep islam terdapat perbedaan makna produksi dalamekonomi islam dan ekonomi konvensional adalah berkisar pada maknamanfaat, batasan-batasan dan bidang-bidangnnya. 4Teori produksi sangat penting untuk bisa mengerti ekonomimanajerial. Hal ini disebabkan karena teori produksi merupakan dasar dariteori supply (penawaran), yang sebagai mana kita ketahui merupakan salahsatu konsep dasar penentuan harga. Lebih lanjut lagi, keputusan produksimerupakan bagian penting dari pengambilan keputusan manajer. 5Ayat yang berkaitan dengan produksi ialah pada Q.S Al-Hadid : 25 :Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami denganmembawa bukti-bukti yang nyata dan telah kami turunkan bersamamereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapatmelaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapatkekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya merekamempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yangmenolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nyapadahal Allah tidakdilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (Al-Hadid: 25)64Jarib bin Ahmad Al-Harits, Fikih Ekonomi Umar bin Al-Khattab, (Jakarta: Pustaka AlKautsar Group, 2006), h.375Suyadi Prawirosentono, Manjemen Mutu Terpadu Abad 21 Studi Kasus & Analsis,(Jakarta: Bumi Aksara, 2002), h.706Departemen Agama Republik Indonesia, Al-Qur’an Terjemahan, (Jakarta: Syamil CiptaMedia, 2005), h. 275

8Surah Al-Hadid dalam beberapa buku-buku teks ekonomi dijadikanlandasan Qur’ani untuk membicarakan persoalan ekonomi. Point dasarayat ini tidak secara eksplisit menegaskan masalah produksi, tetapi dariuraiannya tentang manfaat besi, terkesan ada nuansa ekonomi di sana.Memang, inti ayat ini dilihat dari ayat-ayat sebelumnya yang menekankan,banyak umat islam yang berinfaq di jalan Allah. Padahal infaq merupakanmodal utama dalam berjihad. Mereka ditegur supaya jangan mengikutiorang Yahudi.adalah tugas manusia seperti halnya Allah mengutus paraRasul, dalam rangka mengakkan kradilan dan membangun sebuah tatananmasyarakat yang adil. Dari sini kita bisa berkata, salah satu pesan keadilanyang harus kita wujudkan adalah menegakkan keadilan ekonomi,terbangunnya kesejahteraan masyarakat dengan cara meningkatkanprodukstivitas masyarakat itu sendiri. 7Dari pendapat-pendapat penulis dapat mendefinisikan bahwa produksimenurut Al Quran adalah mengadakan atau mewujudkan sesuatu barangatau jasa yang bertujuan untuk kemaslahatan manusia.b. Tujuan ProduksiTelah terdapat upaya-upaya untuk mengetahui tujuan produksi dalamekonommi islam. DR. Muhammad Najatullah Shiddiqi berpendapat bahwapertumbuhan ekonomi islam memiliki beberapa tujuan, yaitu:1) Merespon kebutuhan produsen secara pribadi dengan bentuk yangmemiliki ciri keseimbangan.2) Memenuhi kebutuhan keluarga.3) Mempersiapkan sebgian kebutuhan terhadap ahli warisnya dangenerasi penerusnya.4) Pelayanan sosial dan berinfak di jalan Allah.Azhari Akmal Tarigan, Tafsir Ayat-Ayat Ekonomi Al-Qur’an Sebuah Eksplorasi MelaluiKata-Kata Kunci, ( Bandung: Citapustaka Media Perintis, 2012), h. 1717

9Shiddiqi mengerahkan upaya untuk mengukuhkan setiap tujuanproduksi ini dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Produksibarang dan jasa yang dilakukan seorang Muslim untuk memperbaiki apayang dimilikinya, baik berupa sumber daya alam maupun harta, dandipersiapkan untuk dimanfaatkan oleh pelakunya sendiri atau oleh umatislam. Hubungan erat antara kegiatan produksi dan manfaat yang terdapatdidalamnya, juga mengajarkan bahwa dalam rangka mengelola suber dayauntuk tujuan produksi, maka dianjurkan untuk bekerja sama dengan orangyang memiliki keahlian di bidang tersebut. Semua sistem ekonomi sepakatbahwa produksi merupakan poros aktivitas ekonomi, dimana kegiatankonsumsi maupun distribusi tidak mungkin dilakukan tanpa melalui prosesproduksi.8Tujuan produksi menciptakan kemaslahatan untuk kesejahteraanindividu (self interest) dan kesejahteraan kolektif (social interest). Setiapmuslim harus bekerja secara maksimal dan optimal, sehingga tidak hanyadapat mencukupi dirinya sendiri tetapi harus dapat mencukupi kebutuhananak dan keluarganya. Menurut Chapra tujuan produksi adalah memenuhikebutuhan produk individu dan menjamin setiap orang mempunyaistandard hidup manusiawi, terhormat dan sesuai dengan martabat manusiasebagai khilafah. 9c. Fungsi ProduksiFungsi produksi adalah suatu persamaan yang menunjukkan hubunganketergantungan (fungsional) antara tingkat input yang digunakan dalamproses produksi dengan tingkat output yang dihasilkan. Fungsi produksimenciptakan kegunaan bentuk (form utility), karena melalui kegiatanproduksi nilai dan kegunaan suatu benda meningkat akibat dilakukannyapenyempurnaan bentuk atas benda input yang bersangkutan.8Isnaini Harahap, Yenni Samri, Marliyah, Rahmi Syahriza, Hadis Hadis Ekonomi,(Jakarta: Kencana, 2015), h.569Ilfi Nur Diana, Hadis-Hadis Ekonomi, (Malang: UIN Malang Press, 2008), h. 41

10Selain itu fungsi produksi juga merupakan penghubung antarapenggunaan input dan tingkat output yang bisa dicapai. Jadi, fungsiproduksi secara formal menjelaskan hubungan antara input dan output.Dengan teknologi tertentu, jumlah output yang bisa diproduksi tergantungkepada jumlah berbagai input yang digunakan dalam berproduksi.Perlu ditekankan lagi bahwa fungsi produksi menunjukkan outputmaksimum yang bisa dicapai dengan menggunakan input dalam jumlahtertentu. Misal : fungsi produksi menunjukkan bahwa dengan 10 kapitaldan 40 labor, output 100/periode. Sudah tentu dengan 9 kapitaldan 40labor, output bisa kurang dari 100, yaitu 90/periode. Tetapi jika kitamenginginkan output sebanyak-banyaknya, labor masih bisa ditingkatkanagar output bertambah.Fungsi produksi secara matematis dapat dinyatakan sebagai berikut :Q F (K, L, R, T)Dimana :Q OutputK Kapital/ModalL Labor/Tenaga KerjaR Resources/Sumber DayaT Teknologi

11Bentuk umum fungsi produksi terdapat pada gambar di bawah :Keluaran :Masukan :Bahan, tenagakerja, modal,keahlian,energi,informasiProsesBarang, jasa,InformasiUmpan balik(Informasi Produksi)Gambar : 2.1 Model Umum Fungsi ProduksiSumber : Murdifing Haming dan Nurnajamuddin, Manajemen Produksi ModernOperasi Manufaktur Dan Jasa Buku IGambar di atas menunjukkan bahwa informasi memiliki makna yangpenting, karena selain sebagai masukan juga menjadi keluaran dan umpanbalik. Sebagai masukan, informasi itu dapat berupapilihan teknologipengolahan, informasi kebutuhan dan keinginan konsumen, informasijumlah permintaan, informasi daya beli masyarakat, lokasi permintaantentang perizinan dan perpajakan dan sebagainya. 1010Murdifing Haming dan Nurnajamuddin, Manajemen Produksi Modern OperasiManufakturDan Jasa Buku I, (Jakarta: Bumi Aksara, 2007), h.3-6

12d. Konsep Dasar Sistem ProduksiPada dasarnya sistem produksi adalah proses tranformasi inputmenjadi output, berdasarkan pengertian ini sistem produksi memliki tigakomponen utama, yaitu masukan (input), keluaran (output), dan proses(process), ketiga komponen ini dapat dillihat dalam gambar dibawah ini :Masukan Bahan bakuTenaga kerjaInformasi pasarKebutuhankonsumenKebutuhan pemilikperusahaanModalMesinKonversi Bahan bakuTenaga kerjaInformasi pasarKebutuhankonsumenKebutuhan pemilikperusahaanModalMesinKeluaranKeluaran langsung Barang JasaKeluaran TidakLangsung Upah atau gaji Dampak lingkungan Dampak sosialGambar 2.2 Sistem ProduksiSumber Ernie Trisnawati & Kurniawan Saefullah. Pengantar ManajemenBerdasarkan gambar diatas, komponen pertama dari sistem produksiadalah faktor masukan atau input. Masukan dapat berupa bahan baku,tenaga kerja, modal, maupun informasi yang dibutuhkan untuk prosesproduksi. Keseluruhan bahan baku ini kemudian dikelola melalui sebuahproses konversi untuk menghasilkan sebuah keluaran yang diharapkan.Proses konversi biasa berupa sistem produksi yang digunakan, monitoringpegawai, maupun teknologi transformasi yang digunakan dalam rangkaianproses produksi yang dilakukan. Adapun keluaran dari proses konversidapat berupa keluaran langsung, yaitu berupa barang dan jasa yangdibutuhkan oleh konsumen, maupun keluaran tidak langsung yang dapat

13berupa pembayaran gaji atau upah kepada tenaga kerja, limbah produksiyang memberikan dampak lingkungan, dan lain-lain.11e. Manajemen ProduksiManajer produksi dan operasional bertanggung jawab atas keputusanyang mengikat sistem transformasi, kerangka keputusan ini menyatakanbahwa operasi-operasi mempunyai 5 tanggung jawab keputusan utama,yaitu :121) ProsesUntuk merancang proses secara fisik yang mencakup seleksi tipeproses, pemilikan teknologi, analisis aliran proses, penentuan lokasifasilitas dan layout, serta pemeliharaan mesin dan penanganan bahanbaku.2) KapasitasKapasitas ditujukan pada penyedia volume ukuran yang optimalbagi perusahaan, hal ini menyangkut perencanaan jangka panjang,jangka pendek, peramalan, perencanaan fasilitas, perencanaan agregat,penjadwalan dan keputusan perencanaan lainnya.3) PersediaanHal ini menyangkut apa yang dipesan, berapa banyak dan kapanmemesannya, sistem dipakai untuk pengendalian persediaan, mengaturbahan-bahan mulai dari pembelian, proses pembuatan sampai barangjadi4) Tenaga KerjaManusia adalah hal yang sangat penting dalam produksi. Dalamhal ini menyangkut seleksi, rekrut, pelatihan, PHK dan lain-lain, yangbiasanya bekerja sama dengan manajemen personalia.11Ernie Tisnawati Sule dan Kurniawan Saefullah, Pengantar Manajemen Edisi Pertama,(Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010), h. 351-35212Roger G Schroeder, Manajemen Operasi, (Jakarta: Erlangga, 2003 ), h. 23-25

145) MutuBertanggung jawab atas mutu barang/jasa yang dihasilkan biasanyaberhubungan dengan penetapan standar, desain peralatan, pengawasandan lain-lain.f. Manajemen Produksi dan operasi dalam perspektif syariahKeputusan-keputusan yang terkait dalam manajemen produksi danoperasi dalam perspektif syariah pada hakekatnya sama denganmanajemen produksi dan operasi umum. 13 Pada prinsipnya manajemenproduksi dan operasi dakam perspektif syariah merupakan implementasiprinsip-prinsip syariah dan etika bisnis islam dalam bidang manajemenoperasi dan produksi.prinsip syariah dalam bentuk halal dan thayyib perlu dipertimbangkanuntuk pengambilan keputusan dalam lingkup manajemen produksi danoperasi, yaitu dalam aspek kualitas, desain produk, desain proses,penentuan lokasi, tata letak (layout), sumber daya manusia, manajemenrantai pasokan (supply chain management), persediaan, penjadwalan, danpemeliharaan.Tabel 2.1Manajemen produksi dan operasi dalam perspektif syariahNo1LingkupKualitasPengertianHarapanAplikasi Syariah Terkaitkonsumen Prinsip halal dan thayyibterhadap kualitas n produkMerancang produk sesuai Komitmen pada kualitasbarang dan jasadengan standar kualitas, yang ditetapkankendala biaya dan SDM13Didin Hafidhudin dan Hendri Tanjung, Manajemen Syariah Dalam Praktik, (Jakarta:Gema Insani, 2003), h. 77

153Desain proses danMerancang proses untuk Komitmen pada kualitaskapasitasmewujudkan produk dan yangestimasiditetapkan.kapasitas )4Pemilihan lokasiKedekatan lokasi dengan Memilihmaterial,SDMkonsumenlokasiatau minimalyangmudharat-nya,baik aspek sosial maupunsyariah5Desain tata letakMerancangsistem Merancangaspekproduksi agar efisien dan kenyamanan SDM dalamefektif6bekerja dan beribadahSistem kerja danPenentuan sistem kerja Merancang sistem kerjaSDMdanSDMdibutuhkanyang yangsesuaidenganreward and punishmentdandapatmengakomodasikanibadah SDM7Manajemen rantaiPengelolaan penyediaan Pemelihanpasokan (supply(supply) bahan produksi produksi yang memenuhichain nbahan halal dan thayyib, prosesdan distribusimemen

mencakup fungsi pembelian yang berhubungan antara pemasok dan distributor. PT. PP London Sumatra Indonesia, tbk adalah salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang perkebunan. Produk PT PP London Sumatra Indonesia ini beberapa di ekspor ke luar negeri dan beberapa lagi dipasarkan juga 1 Sunyoto Danang, Manajemen Bisnis Ritel.