Transcription

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAANBARANG PADA PT. INTER DELTA TBK SEMARANGSeno Prafitri AdiProgram Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer ,Universitas Dian NuswantoroJl. Nakula I No. 5-11 Semarang 50131 Telp : (024) 3517261, Fax : (024) 3520165E-mail : [email protected] Informasi Penjualan, Pembelian dan Persediaan pada PT. Inter Delta Tbk saat inimasih menggunakan sistem manual. Hal tersebut menjadi permasalahan pokok sehinggasering terjadi kesalahan terutama dalam aktivitas kerja seperti pencatatan data,penghitungan penjualan barang, pengecekan data barang dan laporan-laporan. Sistemmanual juga menyebabkan proses kerja menjadi tidak praktis dan tidak efisien. Untukmengatasi permasalahan tersebut, maka dibutuhkan suatu sistem baru untuk dapatmengganti sistem yang dipakai saat ini yaitu mengubah sistem manual menjadi sistemkomputerisasi. Perancangan dan pembuatan sistem informasi penjualan, pembelian danpersediaan yang baru membuat suatu program aplikasi menggunakan Microsoft VisualBasic 6.0 dan Microsoft Access 2007 untuk databasenya dengan metode spiral sebagaimetode pengembangan sistem. Perancangan yang digunakan dalam merancang sistemyang baru antara lain Data Flow Diagram dan Entity Relatioonship Diagram. Hasil daripembuatan program ini adalah mengotomatisasi pendataan dalam proses penjualan,pembelian dan stock gudang yang dalam sistem yang lama masih menggunakanpendataan manual. Program juga dapat menghasilkan laporan yang diantaranyalaporan penjualan, laporan pembelian dan laporan persediaan barang. Tujuan dariaplikasi ini adalah untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi perusahaan.Kata Kunci : Sistem Informasi,penjualan, persediaanAbstractSales Information Systems, Purchasing and Inventory at PT. Inter Delta Tbk is still usingmanual systems. It became the main problems that often goes wrong, especially in workactivities such as data recording, counting the sale of goods, checking the data items andreports. The manual system also causes the work process can be cumbersome andinefficient. To overcome these problems, we need a new system to replace the currentsystem that is used to change the manual system to a computerized system. Design andmanufacture of information systems sales, purchasing and inventory newly made anapplication program using Microsoft Visual Basic 6.0 and Microsoft Access 2007 for thedatabase with the spiral method as a method of system development. The design used indesigning the new system include a Data Flow Diagram and Entity RelatioonshipDiagram. The results of the making of this program is to automate data collection in thesales process, purchasing and warehouse stock in the old system is still using manualdata collection. The program can also generate reports including sales reports,purchasing reports and inventory reports. The purpose of this application is toimprovethe effectiveness and efficiency of the company.Keywords: information systems,sales, inventory

1. PENDAHULUANPerkembanganduniateknologi informasi saat ini semakincepat memasuki berbagai bidang,sehingga kini semakin banyakperusahaanyangberusahameningkatkan usahanya terutamadalam bidang bisnis yang sangatberkaitan erat dengan teknologiinformasi itu sendiri. Hal inididukung oleh pernyataan bahwaKegunaan komputer pada aplikasibisnis adalah untuk menyediakaninformasi dengan cepat dan tepat.Informasi ini ibarat darah yangmengalir di dalam tubuh suatuperusahaan. Jika di dalam suatuperusahaan,informasitersebutterhenti atau terhambat, maka sistemperusahaan akan menjadi lusuh(Jogiyanto, 2009:96).Salah satu perkembanganeknolgi informasi yang pentingadalagsemakindibutuhkannyapenggunaan alat pengolah data kan.Perusahaan-perusahaan yang inginmengembangkanusahadanmencapai sukses harus mengikuti erainformasi dengan menggunakan alatpendukung pengolah data yaitukomputer. Hal ini didukung olehpernyataan yang diutarakan bahwakomputerdigunakanuntukmengelola sumber daya yang luasdari perusahaan-perusahaan yangmemandang seluruh dunia sebagaipasar mereka dimana para eksekutifperusahaan melakukan investasipada teknologi informasi dengantujuan mencapai skala ekonomis dandapat mengembangkan produkyangdapat dijual di seluruh duia(McLedo, 2007: 92).Dengan adanya komputersebagai alat pengolah data, makasemuabidangdalamsuatuperusahaan ataupun instansi dapatdikomputerisasikan, dalam hal inibidang-bidangyangdianggappenting dan utama karena hal inidapat mendukung keberhasilan suatuperusahaandalammencapaitujuannya.Dalam kajian ini penulis inginmemberikan suatu solusi denganmerancang dan mengaplikasikansuatu alur kerja sistem pembelian,penjualan dan persediaan barangberdasarkan sistem manual yangsudah ada pada PT. Inter Delta Tbkyang masih kurang efektif danefisien, dan membuat sistem basisdata yang akan digunakan dalamaplikasi ini yang terkomputerisasi,user Interface untuk mengelola basisdata tersebut, dan aplikasi ini yangterkomputerisasi dengan baik antarasistem basis data, user interface, danuser itu sendiri dengan memberikansolusioptimalyangtelahterkomputerisasi, kecepatan danketepatan pengolahan data, danmengurangi tingkat kesalahan padawaktu proses transaksi berlangsung.(Oleh sebab itu dengan berdasarkanalasaninipenulismencobamengambil tema dalam penulisanskripsiinidenganjudul:“Perancangan Sistem InformasiPersediaan Barang Pada PTINTER DELTA Tbk Semarang”.2. LANDASAN TEORIa. Pengertian Sistem InformasiSistem pada dasarnya adalahsekelompokunsuryangerat

hubungannya satu dengan yang lain,yang berfungsi bersama-sama untukmencapai tujuan tertentu. (TataSutrabri, 2012:16)Informasi adalah data yangtelah diklasifikasikan atau espengambilankeputusan.(TataSutrabri, 2012: 18).b. Fungsi Sistem InformasiFungsisisteminformasiantara lain :1) Menambah pengetahuan2) Mengurangi ketidakpastian3) Mengurangikeanekaragaman/variasi yangtidak diperlukan4) Memberikan standart, aturanaturan, ukuran-ukuran, ran dan tujuan. (EdhySutanta, 2010:11)c. Siklus Hidup PengembanganSistemSiklus hidup pengembangansistem adalah, pendekatan melaluibeberapatahapuntukmenganalisis dan merancangsistem yang dimana sistemtersebut telah dikembangkandengan sangat baik melaluipenggunaansikluskegiatanpenganalsis dan pemakai secaraspesifik. (Kenneth E Kendall &Julie E Kendall, 2009: 11)Siklus hidup pengembangansistem dibadi ke dalam tujuhtahap, antara lain:1) Mengidentifikasimasalah,peluang dan tujuanDi tahap pertama darisiklus hidup masalah,peluang dan tujuan-tujuanyang hendak dicapai. Tahapini sangat penting bagikeberhasilan proyek, karenatidak seorangpun yang inginmembuang-buangwaktukalau tujuan masalah yangkeliru.2) Menentukan syarat-syaratDalam tahap berikutnya,penganalisismemasukkanapa saja yang menentukansyarat-syarat informasi untukpara pemakai yang terlibat.Diantaraperangkatperangkat yang dipergunakanuntuk menetapkan syaratsyarat informasi di dalambisnis di antaranya ialahmenentukan sampel danmemeriksa data mentah,wawancara,mengamatiperilaku pembuat keputusandan lingkungan kantor danprototyping.3) Menganalisiskebutuhankebutuhan sistemTahap berikutnya ialahmenganalisiskebutuhankebutuhan sistem. Sekali lagi,perangkat dan teknik-tekniktertentu akan membantupenganalisismenentukankebutuhan. Perangkat yangdimaksud ialah penggunaandiagram alir data untukmenyusun daftar input, prosesdan output fungsi bisnisdalambentukgrafikterstruktur. Dari diagramaliran data, dikembangkansuatu kamus data.

4) MerancangsistenyangdirekomendasikanDalam tahap desain darisiklus hidup pengembangansistem, penganalisis sistemmenggunakaninformasiinformasi yang terkumpulsebelumnya untuk mencapaidesain sistem informasi yanglogik.Penganalisismerancang prosedur dataentrysedemikianrupasehinggadatayangdimasukkan ke dalam sisteminformasi benar-benar akurat.Selainitu,penganalisismenggunakan teknik-teknikbentuk dan perancangan layartertentu untuk menjaminkeefektifaninputsisteminformasi.5) Mengembangkandanmendokumentasikanperangkat lunakDalam tahap kelima darisiklus hidup pengembangansistem, penganalisis ansuatuperangkat lunak awal yangdiperlukan. Beberapa teknikterstruktur untuk merancangdanmendokumentasikanperangkat lunak meliputirencanastruktur,NassiShneiderman charts, danpseudocode.Penganalisissistem menggunakan salahsatu dari semua perangkat iniuntuk memprogram apa yangperlu diprogram.6) Mengujidanmempertahankan sistemSebelumsisteminformasi dapat digunakan,makaharusdilakukanpengujian terlebih dulu. Akanbisa menghemat biaya biladapat menangkap adanyamasalah sebelum sistemtersebut ditetapkan. Sebagianpengujian dilakukan alisis sistem.7) Mengimplementasikandanmengevaluasi sistemDi tahap terakhir daripengembangansistem,penganalisis membantu untukmengimplementasikan sisteminformasi.Tahapinimelibatkan pelatihan bagipemakaiuntukmengendalikan sistem. lahan dari sistem lama kesistem baru.IIII. METODEPENELITIANa) Metode Pengumpulan DataMetodeyangdigunakandalam pengumpulan data yaitumetode interview, metode inidilakukandengancaramewawancarai seseorang yangahli dalam bidangnya ataumelakukandiskusidenganseseorang yang mengerti terhadapmateribahasanagarmendapatkan bahan masukan an metode interviewinidigunakankarenamemiliki beberapakekuatandalampencariandatanya,

seperti mudah pengaplikasiandan penerapannya.Pada metode wawancara inipenulis melakukan wawancarakepada Bapak Yongky WibisonoKusuma selaku Pimpinan CabangSemarang dan kepada beberapakaryawan yang berada di PT.InterDeltaTbkuntukmemperoleh data-data yangdiperlukan dalam perancangandan pembuatan sistem.b) MetodeSistemPengembanganMetodepengembangansistem yang digunakan dalampembahasanskripsiinimenggunakan metode spiralsebagai berikut:Gambar 4.1 Sistem informasipersediaan PT.Inter Delta Tbkb) Contect DiagramGambar 1.1 Permodelan SpiralIV. ANALISADANPERANCANGAN SISTEMGambar 4.2 Diagram Hubungan SistemAnalisa sistem yang diterapkana) Flow of document sistempersediaanInformasi PT. Inter Delta

e) Diagram rincipenjualanc) DFD Level 01sistemGambar 4.3 Diagram Nol SistemInformasi PT. Inter Deltad) Diagram rincipembelian1sistemGambar 4.5 Diagram Rinci 1 ProsesPenjualan PT. Inter Deltaf) Proses pembuatan laporanGambar 4.4 Diagram Rinci 1 SistemInformasi Pembelian PT. Inter DeltaGambar 4.6 Diagram Rinci 1 ProsesLaporan PT. Inter Deltag) Perancangan DatabaseEntity Relationship Diagram

3. Data suplierGambar 4.7 Hubungan antara EntitasImplementasi Program1.Halaman UtamaGambar 4.10 Tampilan FormMaster Supplier4. Data customerGambar 4.8 Tampilan HalamanUtama2. Halaman Data barangGambar 4.11 Tampilan Form MasterCustomer5. Transaksi pembelian barangGambar 4.9 Tampilan Form Master Barang

Gambar 4.12 Tampilan Form TransaksiPembelian8. Laporansuplier)pembelian(per6. Transaksi penjualan barangGambar 4.13 Tampilan Form TransaksiPenjualan7. Laporantanggal)pembelian(perGambar 4.15 Tampilan ReportPembelian (Per Suplier)9. Laporanbarang)Gambar 4.14 Tampilan Report Pembelian(Per Tanggal)pembelian(per

Gambar 4.16 Tampilan ReportPembelian (Per Barang)10. Laporantanggal)penjualan12. Laporan penjualan (per barang)(perGambar 4.17 Tampilan Report PenjualanGambar 4.19 Tampilan Report Penjualan(Per Tanggal)(Per Barang)11. Laporan(percustomer)penjualan13. Laporan persediaanGambar 4.18 Tampilan Report Penjualan(Per Customer)Gambar 4.20 Tampilan Laporan Persediaan

V. KESIMPULAN DAN SARANDAFTAR PUSTAKAA. Kesimpulan1. Sistem usulan ini mampumenghasilkan laporan pembelian(per tanggal, per supplier, perproduk), laporan penjualan (pertanggal, per customer, perproduk) dan laporan persediaandalam waktu yang relatif singkatsesuaidengankebutuhanmanajer.2. Proses pengecekan data maupunpencarian data bisa dilakukandengan cepat dan mudah.B. Sarana. Penulis menyarankan agarperusahaan mengembangkansistem usulan sehingga penginput-an transaksi secara takberurut bisa dilakukan kPenjualanbarang.b. Walaupunfrekuensipenyesuaian stok sangatjarang terjadi, sebaiknyaperusahaanjugamenambahkan ke dalamsistem usulan berupa formkhusus yang bisa mencatatpenyesuaian stok sehinggabila diperlukan penyesuaian,perusahaanbisamenggunakannya.[1] Agus, M., 2010, ManajemenDatabase dengan MicrosoftVisual Basic Versi 6.0,Cetakan ke-3, Penerbit PTElex Media Komputindo,Jakarta[2] Drebin, A.R, 2008, AdvanceAccounting(AkuntansiKeuangan Lanjutan), Alihbahasa oleh Freddy Saragih,Marianus Sinaga, SuryadiSaat, Edisi 5, Cetakan ke-10,Penerbit Erlangga[3] Jogiyanto,H.M, 2009, AnalisaDan Desain, Edisi 3, PenerbitAndi, Yogyakarta[4] Kadir, A., 2008, PengenalanSistem Informasi, Edisi 2,Penerbit Andi, Yogyakarta[5] Kendall, K.E. dan J.E. Kendall,2009,AnalisisdanPerancangan Sistem, Alihbahasa oleh Thamir AbdulHafedh Al-Hamdany, Jilid 2,Edisi ke-5, PT. Prenhallindo,Jakarta[6] Mcleod Jr, R., G.Schell, 2007,Sistem Informasi Manajemen,Alih bahasa oleh HendraTeguh, Edisi 9, PT Indeks,Jakarta[7] Mulyadi, 2008, Sistem Akuntansi,Edisi ke-5, Penerbit SalembaEmpat, Yogyakarta[8] O’Brien, J.A., 2010, PengantarSistem Informasi, Edisi 13,Penerbit Salemba Empat[9] Skousen, K.F, Stice E.K dan J.DStice,2009,AkuntansiIntermediate, Edisi 16, Buku1, Penerbit Salemba Empat

[10] Sutabri, T., 2012, AnalisaSistem Informasi, Edisi 4,Penerbit Andi, Yogyakarta[11] Sutanta, E., 2010, SistemInformasi Manajemen, Edisi1, Cetakan 3, Penerbit GrahaIlmu, Yogyakarta

76767

Gambar 4.9 Tampilan Form Master Barang 3. Data suplier Gambar 4.10 Tampilan Form Master Supplier 4. Data customer Gambar 4.11 Tampilan Form Master Customer 5. Transaksi pembelian barang . Gambar 4.12 Tampilan Form Transaksi Pembelian 6. Transaksi penjualan barang Gambar 4.13 Tampilan Form Transaksi Penjuala