Transcription

Perancangan Sistem Informasi Karang Taruna berbasis Mobile(Studi Kasus: Karang Taruna Forum Muda-Mudi As-Syahur)Artikel IlmiahPeneliti:Muhammad Achid Alwan Maula (672015039)Pratyaksa Ocsa Nugraha Saian, S.Kom., M.T.Program Studi Teknik InformatikaFakultas Teknologi InformasiUniversitas Kristen Satya WacanaSalatiga2019

i

ii

iii

iv

1.PendahuluanPerkembangan teknologi informasi dan komunikasi memang tidak akanpernah berhenti dan akan semakin berkembang. Beraneka ragam teknologi hadiruntuk ikut meramaikan dunia teknologi informasi dan komunikasi salah satunyaadalah teknologi mobile application. Teknologi yang memungkinkan orangmelakukan pekerjaan hanya dengan menggunakan handphone.Seperti halnya Karang Taruna yang merupakan organisasi sosial sebagaiwadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasarkesadaran dan tanggung jawab sosial dari masyarakat. Organisasi Karang Tarunadituntut untuk menjadi tempat untuk menyalurkan informasi dan mengasahkreatifitas dalam bersosialisasi para kaum muda dalam bidang sosial. Organisasikarang taruna membutuhkan media untuk membantu dalam melaksanakan kegiatanyang ada dalam karang taruna.Permasalahan yang ada pada oganisasi Karang Taruna Dusun Kaliwaru RT026/RW 005 Tengaran adalah penyampaian informasi menggunakan majalahdinding yang tidak efektif bagi warga yang bertempat tinggal jauh dari papanmajalah dinding. Oleh karena itu, diperlukan suatu inovasi seperti diciptakannyaaplikasi mobile yang akan mengganti majalah dinding dengan pengumuman online.Tidak hanya itu, masalah lain yang muncul ada pada pencatatan iuran wargayang masih menggunakan media penyimpanan dalam bentuk dokumen. Mediapenyimpanan dalam bentuk dokumen tidak efektif karena rentan rusak danmembutuhkan waktu pengolahan yang lebih lama karena harus menghitung totaliuran yang terkumpul. Pembuatan aplikasi mobile ini bertujuan untukmempermudah anggota Karang Taruna dalam mencatat iuran warga denganmenggunakan perangkat mobile dan mengurangi timbulnya masalah sepertiketidakakuratan data yang tercatat dengan dana yang sebenarnya terkumpul.Android merupakan salah satu tren sistem operasi pada smart phone saat ini,jutaan orang di dunia telah menggunakan perangkat open source tersebut. Androidadalah sebuah sistem operasi yang dibuat untuk perangkat mobile yang berbasisLinux, dikembangkan dari kernel Linux membuat Android bersifat open source [1].Hal ini menjadikan perangkat dengan platform Android dapat digunakan untukmembantu proses penyampaian informasi secara online dan memudahkan dalampencatatan iuran warga.Berdasarkan latar belakang yang ada, maka yang menjadi rumusan masalahdalam penelitian yang dilakukan adalah bagaimana merancang Sistem InformasiKarang Taruna berbasis Mobile. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalahmerancang Sistem Informasi Karang Taruna berbasis Mobile. Manfaat daripenelitian yang dilakukan adalah mempermudah pencatatan iuran warga danpenyampaian informasi melalui perangkat Mobile. Perlu adanya batasan-batasanuntuk menyederhanakan masalah agar tidak memperluas area pembahasan, yaitu:a. Aplikasi ini tidak membahas tentang keamanan sistem.b. Penelitian dilakukan pada Karang Taruna Forum Muda-Mudi As-Syahur.c. Aplikasi ini hanya membahas tentang pengumuman online dan pencatatandata keuangan.1

2.Kajian PustakaPenelitian berjudul Perancangan Aplikasi Mobile Sistem Informasi “Kiform”berbasis Android untuk meningkatkan efektifitas pelayanan publik terhadapmasyarakat pada Kelurahan Sukasari telah membahas tentang perancangan aplikasiberbasis Android sebagai bentuk pemanfaatan teknologi informasi. Manfaat darisistem informasi tersebut adalah untuk mempermudah masyarakat mendapatkaninformasi pelayanan publik di manapun mereka berada [2].Penelitian berjudul Portal Sistem Informasi Pengelolaan Karang TarunaKabupaten Kudus telah membahas tentang sistem informasi yang dapat membantudalam pengolahan data Karang Taruna. Perancangan sistem ini menggunakanpemodelan Unified Modeling Language (UML), sedangkan pembuatan sistem inimenggunakan Hypertext Preprocessor (PHP) dan database MySQL [3].Penelitian berjudul Rancang Bangun Sistem Informasi Publik Berbasis Web(Studi Kasus: Desa Durian Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran) telahmembahas tentang sistem informasi publik berbasis web yang dapat mepermudahmasyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan sehingga dapatmeningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sistem dibangun denganmenggunakan Apache web server dan MySql database [4].Android adalah sebuah platform aplikasi yang bersifat open source danberjalan pada smartphone. Android bersifat open source karena source code-nyadapat digunakan oleh para pengembang secara gratis untuk menciptakan aplikasiyang mereka inginkan [5]. Android adalah platform/sistem operasi untuk perangkatmobile (khususnya smarthphone) yang berbasis Linux. Seperti halnya produkproduk sistem operasi seperti Microsoft Windows (95, 98, XP, Vista, 7 dan lainlain). Perbedaanya bahwa Android berjalan di perangkat berbasis mobile/telepon.Jika dibandingkan dengan sistem operasi untuk perangkat mobile lain sepertiSymbian, Microsoft Windows Mobile, IOS (Iphone OS) dan Mobile Linux,Android memiliki sedikit kelebihan yaitu bersifat open source, dan sudah didukungdengan Application Programming Interface (API) yang dimanfaatkan secarakeseluruhan dengan biaya relatif lebih murah. Platform Android pertama kalidikembangkan oleh perusahaan Android Inc yang merupakan sebuah perusahaanbaru yang bergerak dibidang perangkat lunak untuk ponsel. Pada tahun 2005Android Inc dibeli oleh Google. Android bersama Open Handset Alliancemendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler [6] . Komponenpenyusun Android terdiri dari beberapa lapisan (layer) penyusun yaitu:a. Applications dan WidgetsApplication dan Widget merupakan layer saat pengguna berhubungan denganaplikasi saja, biasanya pengguna men-download aplikasi kemudianmelakukan instalasi dan menjalankan aplikasi tersebut.b. Applications FrameworksApplications Frameworks adalah layer dimana para pembuat aplikasimelakukan pengembangan/pembuatan aplikasi yang akan dijalankan disistem Android, karena pada layer inilah aplikasi dapat dirancang dan dibuat.c. LibrariesLibraries adalah layer dimana fitur-fitur Android berada, biasanya parapembuat aplikasi mengakses libraries untuk menjalankan aplikasinya.2

d. Android Run TimeAndroid Run Time merupakan layer yang membuat aplikasi Android dapatdijalankan dimana dalam prosesnya menggunakan Implementasi Linux.e. Linux KernelLinux Kernel dalah layer dimana inti dari operating system dari Android ituberada. Berisi file -file system yang mengatur sistem processing, memory,resource, drivers, dan sistem-sistem operasi Android lainnya.Web service secara teknis memiliki mekanisme interaksi antar sistem sebagaipenunjang interoperabilitas, baik berupa agregasi (pengumpulan) maupun sindikasi(penyatuan). Web service memiliki layanan terbuka untuk kepentingan integrasidata dan kolaborasi informasi yang bisa diakses melalui internet oleh berbagaipihak menggunakan teknologi yang dimiliki oleh masing-masing pengguna. Dalamperkembangannya, model web service memiliki dua metode yang berorientasi padalayanan dan sumber daya informasi, yaitu: SOAP (Simple Object Access Protocol)dan REST (REpresentational State Transfer). Impementasi model SOAP telahbanyak dilakukan dan dikembangkan oleh banyak vendor (misal: Microsoft, Sundan IBM, melalui dukungan platform infrastruktur .Net dan Java). Metode RESTlebih sederhana karena menggunakan format standar (HTTP, HTML, XML, URI,MIME), namun jika diperlukan proses pertukaran data, maka konten berupa teksdari hasil eksekusi web service dapat diolah dalam format teks (seperti XML atauHTML) dengan menggunakan utilitas komunikasi data berupa koneksi socketprotokol HTTP. Utilitas ini umumnya tersedia dalam pustaka komunikasi padabahasa pemrograman (seperti Java, Visual Basic, Delphi, PHP, ASP, dan JSP) [7].Retrofit merupakan Representational State Transfer (REST) client libraryuntuk Android dan Java yang dibuat oleh Square. Retrofit menyediakan cara untukautentikasi dan interaksi dengan berbagai Application Programming Interface(API) lainnya, sehingga memungkinkan pengiriman permintaan jaringan denganOkHttp. OkHttp merupakan suatu Hypertext Transfer Protocol (HTTP) client untukAndroid dan aplikasi Java buatan Square. OkHttp siap ketika jaringan terdapatgangguan, secara perlahan OkHttp akan pulih dari masalah koneksi. Jika suatulayanan terdapat beberapa IP Address, OkHttp akan memilih alamat alternatif jikakoneksi pertama gagal. Request/response API telah dirancang dengan kuatsekaligus mendukung synchronous blocking call dan async call with callback.Retrofit mengambil data JavaScript Object Notation (JSON) atau ExtensibleMarkup Language (XML) dari Web Application Programming Interface (Web API)dan saat data diterima akan langsung diubah ke Plain Old Java Object (POJO),sehingga harus ditentukan setiap class yang akan dipakai saat response diterima.Retrofit juga bekerja dengan REST API menggunakan implementasi java interface,yang dapat dihasilkan dengan bantuan Rest Adapter. Implementasi dalam hal inibertindak sebagai local instance dari layanan dan setiap panggilan sesuai denganpermintaan HTTP [8].Pada penelitian ini, sistem informasi karang taruna akan diterapkan padaplatform Android. Sistem ini meliputi pencatatan iuran warga dan pengumumanonline. Komunikasi antara perangkat android dan database dihubungkan oleh webservice dan pengiriman data menggunkan JSON. Hal ini akan memudahkan admindalam pencatatan iuran warga dan penyampaian informasi.3

3.Metode Pengembangan SistemPenelitian yang dilakukan, diselesaikan melalui tahapan penelitian yangterbagi dalam lima tahapan, yaitu: (1) Identifikasi masalah, (2) Pengumpulan data,(3) Perancangan aplikasi/program, (4) Pengujian sistem, (5) Penulisan laporan hasilpenelitian.Gambar 1 Tahapan PenelitianTahap-tahap dalam tahapan penelitian pada Gambar 1, dijelaskan sebagaiberikut: Tahap pertama: pada tahap ini dilakukan identifikasi terhadappermasalahan yang ada terkait dengan proses perancangan sistem informasi karangtaruna berbasis mobile. Tahap kedua: mencari data keuangan dan informasi padaKarang Taruna Formas. Tahap ketiga: setelah memperoleh data dan mengetahuiproses perancangan sistem informasi karang taruna berbasis mobile, langkahberikutnya adalah membuat perancangan dengan menggunakan Unified ModelingLanguage (UML) mengenai sistem yang akan dibangun. Selain itu dilakukan pulaperancangan user interface berupa prototype sistem. Tahap keempat: pada tahap inidilakukan pengujian sistem, yaitu menjalankan proses implementasi sistem, sertamelihat hasil yang didapatkan apakah sudah sesuai dengan konsep perancangansistem informasi karang taruna berbasis mobile. Pengujian alpha merupakanpengujian yang berfokus pada spesifikasi fungsional dari perangkat lunak,pengujian ini menggunakan metode Black Box Testing. Pengujian beta dilakukanoleh Anggota Karang Taruna, pengujian ini mendefinisikan kumpulan kondisi inputdan melakukan pengetesan pada spesifikasi fungsional program [9]. Anggota akanmenguji form penarikan iuran warga dan form pengumuman. Tahap kelima: padatahap ini dilakukan penulisan laporan dari penelitian yang telah dilakukan.Perancangan SistemTahap ini dilakukan dengan menggunakan UML (Unified Model Language)yang memanfaatkan tools Star UML. Selain itu juga dilakukan tahap perancanganUser Interface dari aplikasi yang dibuat. Arsitektur dari sistem yang dibangun dapatdilihat pada Gambar 2.4

Gambar 2 Arsitektur SistemGambar 2 merupakan rancangan arsitektur dari aplikasi sistem informasiKarang Taruna berbasis mobile yang diimplementasikan pada perangkat Android.Untuk menjalankan aplikasi ini diperlukan internet. Web service menghubungkanaplikasi mobile dengan database. Library Retrofit digunakan untuk mengakses datadan JSON pada web service.Use Case Diagram menggambarkan bagaimana interaksi yang terjadi antaraaktor dengan sistem yang dibangun. Use Case Diagram digunakan untukmengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sistem informasi dan siapa saja yangberhak menggunakan fungsi-fungsi tersebut [10]. Dalam sistem yang dibangun initerdapat dua aktor yang mempunyai hak akses yang berbeda yaitu admin dananggota. Admin adalah pengurus Karang Taruna, yang memiliki akses penuh dalamsistem yang dibangun.Gambar 3 Use Case DiagramGambar 3 menjelaskan tentang interaksi yang terjadi antara sistem dengan userserta menjelaskan tentang fungsionalitas yang dapat dilakukan oleh Anggota danAdmin. Bagian-bagian yang hanya dapat diakses oleh anggota yaitu melihatpengumuman dan melihat data iuran. Berbeda dengan admin sebagai pengurus yangmemiliki hak akses penuh daripada anggota. Admin dapat melakukan pengelolaan(add, edit dan delete) pada data anggota, pengumuman dan data iuran warga.Activity Diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktifitas darisebuah sistem atau proses bisnis [10].5

Gambar 4 Activity Diagram AdminGambar 4 mejelaskan tentang aktifitas-aktifitas yang dilakukan oleh Admin.Untuk menggunakan sistem admin harus melakukan login terlebih dahulu. Jikalogin berhasil maka admin akan diarahkan ke dalam halaman admin. Pada halamanini admin dapat memilih menu yang diinginkan yaitu daftar anggota, lihat dataanggota, tulis pengumuman, lihat pengumuman, catat iuran dan lihat data iuran.Selain itu admin dapat logout dari sistem setelah selesai.6

Gambar 5 Activity Diagram Catat Iuran WargaGambar 5 menggambarkan aktifitas pencatatan iuran warga yang dilakukanoleh admin. Pertama yang dilakukan oleh admin adalah memilih menu catat iuranwarga, kemudian sistem akan menampilkan form yang akan diisi oleh admin.Setelah itu sistem akan mengirim request ke database dan database akanmengirimkan respon berupa notifikasi yang akan ditampilkan oleh sistem.Gambar 6 Sequence Diagram Catat Iuran WargaGambar 6 menjelaskan sequence diagram admin dalam proses carat iuranwarga. Pertama kali admin memasukkan data dan mengirimkan ke sistem,kemudian sistem akan mengirimkan ke web service dan diterima oleh database.Kemudian database mengirimkan response ke web service dan ditersukan ke sistemuntuk ditampilkan kepada admin.7

Gambar 7 Class Diagram AdminGambar 7 menjelaskan class diagram yang digunakan oleh Admin. ClassAdmin mempunyai attribute berupa username dan password untuk login. ClassLogin mempunyai method cek yang berfungsi untuk validasi login dari admin.Admin dapat mengakses Class Mengelola Pengumuman, Class Mengelola DataIuran dan Class Mengelola Data Anggota jika admin berhasil login. Masing-masingclass tersebut mempunyai 4 method yaitu tambah, edit, hapus dan cari.4.Hasil dan PembahasanHasil dan pembahasan berisi tentang hasil dan pembahasan dari pembuatansistem informasi Karang Taruna berbasis mobile. Hasil yang dibahas adalahpenerapan Representational State Transfer (REST) client library untukmenghubungkan web service dan database dengan client berupa aplikasi Androidyang dapat digunakan sesuai dengan analisis kebutuhan yang telah dilakukan.Implementasi web service merupakan alternatif solusi yang lebih baik dalamintegrasi data pada sistem informasi Karang Taruna berbasis mobile. Contohnyapada penarikan iuran warga yang dapat dilakukan dengan menggunakan perangkatAndroid lebih dari satu. Data yang dicatat akurat karena fungsi web service iniadalah sinkronisasi data. Fungsi Representational State Transfer (REST) padaaplikasi ini adalah mengolah hasil eksekusi web service ke dalam format teks(seperti XML atau HTML) dengan menggunakan utilitas komunikasi data berupakoneksi socket protokol HTTP.Tampilan awal dari aplikasi client adalah menu pengumuman, data iuranwarga dan menu login yang terdapat pada option menu. Halaman utama dapatdilihat pada Gambar 8.8

Gambar 8 Halaman UtamaKetika admin memilih menu login, admin diminta untuk memasukkanusername dan password. Halaman login dapat dilihat pada Gambar 9.Gambar 9 Halaman LoginKetika admin sudah mengisikan username dan password, selanjutnya adminmenekan tombol login. Halaman utama admin dapat dilihat pada Gambar 10.9

Gambar 10 Halaman utama AdminHalaman utama admin terdiri dari 7 pilihan menu, yaitu Tambah DataAnggota, Data Anggota, Tulis Pengumuman, Pengumuman, Catat Iuran Warga,Data Iuran Warga, Data Keuangan, dan Logout yang berada pada option menu. Jikaadmin memilih menu Logout, maka admin akan kembali ke halaman login. Jikaadmin memilih menu Tulis Pengumuman, maka admin akan diarahkan ke HalamanTulis Pengumuman yang dapat dilihat pada Gambar 11.Gambar 11 Halaman Tulis PengumumanPada form ini terdapat 2 buah textfield, 1 buah textview dan 1 buah dropdown.Ketika admin sudah mengisikan form, selanjutnya admin menekan tombol postyang terdapat pada toolbar. Setelah menekan tombol post, admin akan kembali keHalaman utama.Jika admin memilih menu Pengumuman, maka admin akan diarahkan keHalaman Pengumuman yang dapat dilihat pada Gambar 12.10

Gambar 12 Halaman PengumumanHalaman Pengumuman merupakan halaman yang menampilkan pengumuman.Pengumuman yang ditampilkan adalah tanggal, judul, kategori dan isi. Jika adminmenekan salah satu data yang ada, maka akan muncul tampilan edit data dan tombolhapus data.Jika admin memilih menu Catat Iuran Warga, maka admin akan diarahkan keHalaman Catat Iuran Warga yang dapat dilihat pada Gambar 13.Gambar 13 Catat Iuran WargaPada form ini terdapat 1 buah textfield, 1 buah textview dan 2 buah dropdown.Ketika admin sudah mengisikan form, selanjutnya admin menekan tombol postyang terdapat pada toolbar. Setelah menekan tombol post, admin akan kembali keHalaman utama.Jika admin memilih menu Data Iuran Warga, maka admin akan diarahkan keHalaman Data Iuran Warga yang dapat dilihat pada Gambar 14.11

Gambar 14 Data Iuran WargaHalaman Pengumuman merupakan halaman yang menampilkan data-datadari pencatatan iuran warga. Data yang ditampilkan adalah tanggal penarikan, namakepala keluarga, periode, jumlah iuran dan total iuran yang dicatat. Jika adminmenekan salah satu data yang ada, maka akan muncul tampilan edit data dan tombolhapus data.Kode Program 1 Perintah target koneksi untuk library retrofit2-android.3. public static final String URL 4. e/";Kode Program 1 menjelaskan target koneksi library retrofit2-android umtukmengakses web service yang sudah dibuat. Alamat untuk mengakses web servicedapat dilihat pada baris ke 2.Kode Program 2 Perintah inisialisasi untuk library retrofit2-android.1.2.1.2.Retrofit retrofit new y(GsonConverterFactory.create()).build();Kode Program 2 menjelaskan pemanggilan web service dan inisialisasilibrary retrifot2-android. Pemanggilan alamat web service dapat dilihat pada bariske 2.Kode Program 3 Perintah membuat Interface API Service untuk library ST("insert iuran.php")Call ValueIuran iuran(@Field("tanggal iuran") String pickdate,@Field("nama kk") String nama kk,@Field("periode") String periode,@Field("jumlah") String jumlah);Kode Program 3 menjelaskan contoh pembuatan Interface API Service padalibrary retrofit2-android. Fungsi dari Interface API Service ini adalah memetakanpath endpoint yang ada pada web service.12

Kode Program 4 Perintah mengakses Interface API Service untuk library retrofit2-android.1. RegisterAPI api retrofit.create(RegisterAPI.class);2. Call ValueIuran call api.iuran(pickdate, nama kk,3. periode,jumlah);Kode Program 4 menjelaskan contoh pemanggilan web service menggunakanlibrary retrofit2-android melalui Interface API Service. Pemanggilan web servicedapat dilihat pada baris ke 2.Kode Program 5 Perintah insert iuran sebagai web service untuk request ke database.1.2.3.4.5.6.7. sql "INSERT INTO iuran warga (id iuran,tanggal iuran, nama kk,periode,jumlah)VALUES(' id iuran',' tanggal iuran',' nama kk', periode',' jumlah')";if(mysqli query( con, sql)) { response["value"] 1; response["message"] "Post Success";echo json encode( response);Kode Program 5 menjelaskan contoh penerapan web service pada fileinsert iuran.php. Perintah insert ke database akan mengirimkan respon berupavalue dan message ke dalam bentuk JSON, dapat dilihat pada baris ke 5 sampaibaris ke 7. JSON ini kemudian akan diolah perangkat Android menggunakanlibrary retrofit.Kode Program 6 Perintah mengambil dan menampilkan response dari web service.1. public void onResponse(CallValueIuran call, ResponseValueIuran2. response) {3. String value response.body().getValue();4. String message response.body().getMessage();5. progress.dismiss();6. if (value.equals(1)) {7. Toast.makeText(TambahIuran.this, message, Toast.LENGTH SHORT)8. .show();9. finish();10. } else {11. Toast.makeText(TambahIuran.this, message,Toast.LENGTH SHORT)12. .show();13. }Kode Program 6 menjelaskan pengambilan respon berupa value dan messagedari web service, dapat dilihat pada baris ke 3 sampai baris ke 4. Respon berupamessage tersebut kemudian ditampilkan ke dalam toast pada perangkat Androiddan value sebagai kondisinya, dapat dilihat pada baris ke 6 sampai baris ke 13.Pengujian sistem ini merupakan tahap dimana pengembang aplikasimelakukan pengujian terhadap sistem yang sudah dirancang. Tahap ini merupakantahapan untuk menemukan beberapa kekurangan pada sistem. Pengujian aplikasiini menggunakan dua teknik pengujian, yaitu: (1) Pengujian alpha merupakanpengujian program yang dilakukan oleh pembuat aplikasi ataupun orang-orangyang terlibat di dalamnya. Pengujian alpha hanya untuk sirkulasi internal danmasalah (error) atau ketidaklengkapan yang terdapat dalam aplikasi dapat didugasebelumnya. Pada tahap ini pengujian dilakukan dengan metode blackbox. Untukrincian pengujian dapat dilihat pada tabel-tabel berikut:13

Tabel 1 Pengujian Black Box untuk bagian-bagian yang diakses adminAktivitasdanEventAdmin loginInputOutputa. Jika berhasilakan masuk kehalaman admin.b. Jika gagal akanmunculperingatanbahwa logingagal.Username danPasswordAdmin lihatdata anggotaAdmin lihatpengumumanAdmin lihatdata iuranwargaMenampilkan dataanggotaMenampilkan datapengumumanAdmin lihatdata keuanganAdmintambahanggotaAdmin tulispengumumanNomer anggota, an dataiuran wargaValidMenampilkan dataiuran yangdikelompokkanmenurut periode bulanValidMuncul keterangansukses mendaftarValidTanggal, judul,Muncul keteranganValidkategori, isiPost SuccessTanggal penarikan,Admin catatMuncul keterangannama kepala keluarga,ValidiuranPost Successperiode, jumlah iuranBerdasarkan pengujian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa secarafungsional aplikasi ini sudah berjalan dengan baik dan mengeluarkan informasisesuai dengan yang diharapkan. (2) Pengujian beta merupakan pengujian yangdilakukan oleh kelompok yang tidak terlibat dalam pembuatan aplikasi. Pengujianini dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada anggota Karang Tarunadan warga setempat setelah menggunakan aplikasi. Kuesioner merupakan teknikpengumpulan data yang efesien apabila peneliti tahu dengan siapa variabel akandiukur dan tahu apa yang bisa diharapkan dari responden. Kuesioner dapat berupapertanyaan-pertanyaan tertutup atau terbuka, dapat diberikan kepada respondensecara langsung atau dikirim melaui pos atau internet. Pengujian ini akanmenjelaskan sejauh mana aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik [11]. Sample useryang akan digunakan pada penelitian ini berjumlah 40 responden. Dari data14

kuesioner yang diisi para responden, diketahui jumlah jawaban untuk setiap nomor,yang dirangkum pada Tabel 2.Beberapa pernyataan berikut diajukan kepada responden dalam mengisikuesioner setelah menggunakan aplikasi:1.Aplikasi FORMAS berbasis mobile mudah dipahami.2.Aplikasi FORMAS berbasis mobile mudah digunakan.3.Aplikasi FORMAS berbasis mobile, mempermudah dalam pencatataniuran warga.4.Pengumuman online pada aplikasi FORMAS, efektif untukmenggantikan pengumuman melalui majalah dinding.Tabel 2 Tabel Jumlah Jawaban KuisionerSOAL1234JAWABANBC3034322111A10688D-Tahap selanjutnya adalah menguji tanggapan dari para responden yang sudahmengisi kuesioner, untuk menghitung skala pengukuran variabel menggunakanskala Likert, kategori jawaban masing-masing diberi skala dengan skor 1–4.1.Sangat Setuju (SS) 42.Setuju (S) 33.Kurang Setuju (KS) 24.Tidak Setuju (TS) 1Persamaan berikut digunakan untuk menghitung presentase masing-masingkategori jawaban berdasarkan skala Likert untuk memberi nilai terhadap variabel:P ( 𝑆 x 𝐹 )𝑆𝑚𝑎𝑥 x 𝑅x 100%P: Presentase masing-masing kategori jawabanS: Skala penilaianSmax : Skala penilaian terbesarF: Frekuensi kemunculan dataR: Jumlah respondenBerdasarkan hasil analisis jawaban kuesioner yang telah dilakukan, sehinggauntuk pertanyaan pertama dapat disimpulkan bahwa 81,25% respondenmenyatakan aplikasi ini mudah dipahami. Untuk pertanyaan kedua dapatdisimpulkan bahwa 78,75% responden menyatakan aplikasi ini mudah digunakan.Untuk pertanyaan ketiga dapat disimpulkan bahwa 80% responden menyatakanaplikasi ini membantu dalam pencatatan iuran warga. Untuk pertanyaan keempatdapat disimpulkan bahwa 73,125% responden menyatakan aplikasi ini efektif untukmenggantikan majalah dinding.15

5.SimpulanPembuatan sebuah aplikasi yang memanfaatkan web service untuksinkronisasi data dan JSON sebagai media pengiriman data merupakan solusi untukmenyelesaikan masalah yang ada. Admin akan menggunakan perangkat Androiduntuk melakukan proses pencatatan iuran warga dan penyampaian informasi.Berdasarkan pengujian dengan memberikan kuesioner kepada 40 responden,dapat disimpulkan 80% responden menyatakan bahwa sistem informasi KarangTaruna berbasis mobile dapat diterapkan pada proses pencatatan iuran warga dan73,125% responden menyatakan aplikasi ini dapat diterapkan sebagai penggantimajalah dinding. Aplikasi mobile dengan tampilan yang sederhana dan mudahdigunakan membantu Admin dalam melakukan pencatatan iuran warga danpenyampaian informasi secara online. Selain itu Aplikasi ini menghemat waktu dantenaga dalam proses pencatatan iuran warga, karena menggunakan mobile deviceyang mudah dibawa saat mencatat iuran warga.Pada perancangan sistem informasi karang taruna berbasis mobile, masih jauhdari kata sempurna sehingga diharapkan dapat dikembangkan sesuai dengankebutuhan yang ada. Saran pengembangan perlu ditambahkan data pengeluarankeuangan, sehingga dapat mengoptimalkan sistem informasi yang ada pada KarangTaruna Forum Muda-Mudi As-Syahur.6.[1][2][3][4][5][6][7][8][9]Daftar PustakaF. Nurpandi and D. Furnama, “Mikrokontroler sandi morse dalam bentukcahaya dan suara dengan bluetooth control android,” Media J. Inform., vol.9, no. 1, pp. 16–27, 2017.E. Suryana, M. D. Adiansyah, and I. Fatimatun, “Perancangan AplikasiMobile Sistem Informasi ‘Kiform’ Berbasis Android Untuk MeningkatkanEfektifitas Pelayanan Publik Terhadap Masyarakat Pada KelurahanSukasari,” CERITA, vol. 2, no. 2, p. 10, 2016.E. L. Chomisaris, “Portal Sistem Informasi Pengelolaan Karang TarunaKabupaten Kudus,” 2017.M. Melinda, R. I. Borman, and E. R. Susanto, “Rancang Bangun SistemInformasi Publik Berbasis Web ( Studi Kasus : Desa Durian KecamatanPadang Cermin Kabupaten Pesawaran,” J. TEKNO KOMPAK, vol. 11, no. 1,pp. 1–4, 2017.H. N. Safaat, Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PCBerbasis Android. 2014.L. Adini, S. Hadiyoso, and S. Aulia, “Aplikasi Mobile Monitoring Laundry (Reporting ) Berbasis Android,” e-Proceeding Appl. Sci., vol. 2, no. 1, pp.397–404, 2016.E. Sutanta and K. Mustofa, “KEBUTUHAN WEB SERVICE UNTUKSINKRONISASI DATA,” 2014.M. S. Ferryansyah, M. T. Ananta, and L. Fanani, “Analisis PerformansiHTTP Networking Library pada Android ( Studi Kasus : Portal Berita ),” J.Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 2, no. 5, pp. 2025–2033, 2017.M. S. Mustaqbal, R. F. Firdaus, and H. Rahmadi, “PENGUJIAN APLIKASIMENGGUNAKAN BLACK BOX TESTING BOUNDARY VALUE16

ANALYSIS,” J. Ilm. Teknol. Inf. Terap., vol. I, no. 3, p. 34, 2015.[10] A. Hendini, “Pemodelan UML Sistem Informasi Monitoring Penjualan danStok Barang (Studi Kasus: Distro Zhezha Pontianak),” J. KhatulistiwaInform., vol. IV, no. 2, pp. 107–116, 2016.[11] Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitaif, Kualitatif,dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2014.17

Use Case Diagram . menggambarkan bagaimana interaksi yang terjadi antara aktor dengan sistem yang dibangun. Use Case Diagram. digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sistem informasi dan siapa sa